Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Telkom Pastikan Spin Off Flexi

Telkom Pastikan Spin Off Flexi


- detikInet

Jakarta - Direktur Utama PT Telkom Tbk Arwin Rasyid memastikan rencana pemisahan (spin off) unit bisnis telepon tetap nirkabel TelkomFlexi menjadi anak perusahaan baru laiknya Telkomsel."Sedang dilakukan pengkajian. Pastinya, dalam jangka panjang rencana itu akan segera direalisasikan, tapi bukan di 2007 ini," jelas Arwin usai peluncuran Infusion 2008 di Grha Cipta Caraka, Telkom, Jakarta, Rabu (10/1/2007).Meski demikian, ia menolak merinci lebih detil atas rencana itu. "Untuk saat ini belum bisa kami ungkapkan, takut ketahuan kompetitor lain," kilahnya.Arwin mengungkapkan, rencana pemisahan itu terkait dengan makin besarnya skala bisnis Flexi, dan makin meluasnya pelayanan dan target yang diharapkan. Flexi, lanjut dia, memang sudah diarahkan untuk lebih mandiri, terutama dalam perencanaan pembangunan jaringan, pengadaan barang (procurement), produk layanan, maupun penjualan jasa.Nantinya, TelkomFlexi akan dipimpin seorang eksekutif Telkom yang levelnya masih setingkat di bawah direksi. "Calonnya juga sudah kita ajukan," ujarnya.Pada 2006 lalu, menurut Arwin, pendapatan TelkomFlexi mencapai Rp 2 triliun. Diharapkan pada 2007, pendapatan meningkat lebih dari Rp 3 triliun.Selama 2006, perseroan telah mengalokasikan anggaran belanja (capex) sekitar Rp 2 triliun, dan pada 2007 jumlah capex tidak akan jauh berbeda dibanding tahun sebelumnya. Pada 2006, jumlah pelanggan Flexi tercatat sebesar 4,1 juta, pada 2007 ditargetkan mencapai 6,1 juta nomor.Untuk membantu pencapaian target itu, perseroan juga akan melakukan proses migrasi frekuensi dari 1.900 MHz menjadi 800 MHz, di Jakarta, Jawa Barat dan Banten.Terkait migrasi itu, perseroan berencana membangun 934 radio pemancar (BTS). Arwin mengatakan, Telkom juga akan menenderkan pembangunan jaringan TelkomFlexi di Divisi Regional VII (Indonesia Timur), dengan alokasi anggaran sekitar Rp 300 miliar. (rou/wsh)







Hide Ads