Penjualan Smart Phone dan PDA Terus Meroket
- detikInet
Jakarta -
Permintaan pasar terhadap smart phone dan PDA (persomal digital assistant) semakin meroket, hal ini didukung oleh hasil riset terbaru yang dikeluarkan Gartner.Secara global, penjualan smart phone telah berkembang mencapai 75,5 persen dari tahun lalu, dan saat ini telah terjual sebanyak 37,4 juta unit di seluruh dunia. Peningkatan juga dialami penjualan PDA, yang merangkak naik dengan mencapai penjualan di angka 7,4 juta unit di seluruh dunia atau meningkat 5,7 persen dari tahun lalu. Dan Gartner juga memprediksikan peningkatan ini akan mencapai 6,3 persen di akhir tahun ini.Perbedaan kemampuan yang terdapat di kedua produk ini memang pada awalnya sangat berbeda, namun saat ini perbedaan itu menjadi semakin buram karena kedua produk tersebut memberikan fitur dan kemampuan yang hampir sama.Buktinya, dari hasil riset ini tercatat, dari 53 persen PDA yang dilempar di pasar pada awal 2006 menampilkan fitur yang terintegrasi dengan kapabilitas seluler. Jumlah ini meningkat dari periode yang sama tahun lalu yang berjumlah 46 persen."Kami (Gartner-red) menggolongkan kedua produk dilihat dari tujuan utama dari produk ini, yang tergambar dari desain yang ditampilkan" ujar Roberta Cozza, selaku salah satu peneliti dari Gartner, dan dikutip detikINET dari cnet, Selasa (10/10/2006).Sampai saat ini, Nokia masih menguasai pangsa pasar smart phone dan PDA, dengan penjualan mencapai 42 persen dari penjualan kedua produk tersebut di seluruh dunia pada awal 2006 ini.Namun, Motorola merupakan vendor yang mengalami pertumbuhan yang paling cepat, yang telah melempar produk mereka 103,5 persen lebih banyak di awal tahun ini sebagai dampak permintaan yang meroket terhadap ponsel mereka yang berbasis linux di Cina (ash)
(wicak/wicak)