Enterprise Tech
Microsoft 'Jerat' Pentolan Antivirus Symantec
- detikInet
Jakarta -
Microsoft 'menjerat' salah satu veteran pemburu virus dari McAfee, Vincent 'Vinny' Gullotto. Dikabarkan, Gullotto telah bergabung dengan Microsoft untuk memimpin Security Research and Response Team Microsoft. Strategi mendongkrak kredibilitas Microsoft di pasar keamanan Internet?Gullotto merupakan salah satu 'pentolan' antivirus yang bisa dibilang punya andil besar di McAfee dan juga Symantec. Gullotto sendiri disebut-sebut akan menjadi direktur utama Security Research and Response Team Microsoft. Nantinya, semua aspek yang berkaitan dengan response time dan penelitian malware akan ditangani oleh Gulloto.Mengenai 'dijeratnya' Gullotto ke Microsoft, raksasa software asal Redmond itu masih enggan buka mulut terkait detil alasannya.Melalui sebuah pernyataan yang dikirimkan ke e-week dan dikutip detikINET, Kamis (24/08/2006), salah seorang juru bicara Microsoft mengakui perusahaan sangat senang Vincent Gullotto akan bergabung dengan Microsoft sebagai direktur utama Security Research & Response. Juru bicara tersebut juga mengatakan Microsoft sudah tak sabar menanti Gullotto menjalani tugas barunya. Pastinya, Microsoft punya alasan tersendiri mengapa menyewa Gullotto.Bagi Microsoft, keahlian Gullotto akan menjadi aset utamanya. Untuk diketahui saja, di McAfee, Gullotto menjabat sebagai wakil presiden divisi penelitian McAfee AVERT (Anti-virus and Vulnerability Emergency Response Team).Dedikasi Gullotto di McAfee sangat diakui, bahkan Gullotto juga ikut dilibatkan di operasional harian perusahaan dan AVERT Labs. Di bawah kepimpinan Gullotto, McAfee AVERT diakui dengan penemu virus nirkabel pertama, Phage. "Kehadiran Gullotto akan sangat membantu Microsoft," tutur Roger Thompson, Chief Ttechnical Officer di Exploit Prevention Labs.Menurut Thompson, industri antivirus merupakan sektor industri yang sangat tertutup. Secara umum industri antivirus sangat mencurigai orang luar. "Kebanyakan industri antivirus biasanya memilih orang berdasarkan pada kepercayaan pribadi," ujar Thompson saat diwawancarai e-week. Menurut Thompson, semua pentolan antivirus Microsoft adalah orang luar. "Namun Gullotto akan dianggap sebagai orang dalam," ujar Thompson lagi. (dwn)
(dewidya/)