Enterprise Tech
Lintasarta Bidik Ritel Pasarkan TI
- detikInet
Jakarta -
PT Aplikanusa Lintasarta membidik peluang memasarkan teknologi informasi (TI) di pasar ritel. Berhubung sektor itu termasuk yang berkembang pesat dan tumbuh bagaikan jamur di musim hujan.GM Lintasarta Zulfi Hadi mengatakan, ritel termasuk salah satu sektor yang berkembang dengan cepat dan paling ketat persaingannya. "Sejak dibukanya regulasi di sektor itu, perusahaan lokal maupun asing tumbuh bagaikan jamur di musim hujan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (16/8/2006).Zulfi mengakui bahwa tidak mudah mengelola dan menjalankan bisnis ritel. Misalnya, melayani pembeli, mencatat keluar masuknya uang, dan menata barang dagangan. "Apalagi bila item dagangannya cukup banyak," jelasnya.Selain itu, kesulitan lain yang biasa ditemui di segmen ritel seperti, mencari agen atau pemasok yang bisa memberikan harga paling miring, serta mengatur stok barang dengan baik. Itu berarti harus tahu produk mana yang banyak dicari. "Dan yang tak kalah penting, harus bisa membuat pembeli puas dan kembali ke toko mereka," imbuhnya.Menurutnya, semua kegiatan itu tidak bisa dilakukan secara manual. Kalaupun bisa, akan memakan waktu yang sangat lama, dan hasilnya pun belum tentu maksimal. Zulfi mengatakan, penerapan TI akan sangat membantu para pelaku industri ritel dalam banyak aspek. Dari hasil riset yang dilakukan Lintasarta, bisnis ritel tanpa TI membutuhkan waktu 14 hari untuk membuat laporan distribusi, sedangkan dengan TI hanya memerlukan waktu satu hari.Selain itu, tanpa TI diperlukan waktu 24 hingga 48 jam untuk melakukan pemesanan barang, sedangkan dengan TI cukup diperlukan satu jam saja.Hasil riset itu juga menunjukkan, tanpa TI, kinerja bisnis, produktivitas karyawan dan biaya logistik sulit dikontrol. Selain itu, masih tanpa TI, antar kantor pusat dan cabang selalu offline dan menggunakan sistim informasi terpisah.Lintasarta yang sahamnya dikuasai Indosat 72,36%, memiliki lebih dari 10.000 jaringan dari 1.000 pelanggan korporat yang memanfaatkan berbagai layanan seperti Frame Relay, Sambungan Data Langsung, VSAT IP, VPN Multiservice, Managed Service, VSAT Link, serta Lintasartanet. Berdasarkan pengalaman perusahaannya mengembangkan jaringan komunikasi pada sejumlah perusahaan ritel terkemuka di Indonesia, beragam kebutuhan pelanggan diklaim mampu terpenuhi dengan menerapkan konsep Solusi Total Terpadu. (rou)
(wicak/)