Dukungan Shopee agar Jualan UMKM Tembus Asia Tenggara-Amerika Latin

Dukungan Shopee agar Jualan UMKM Tembus Asia Tenggara-Amerika Latin

ADVERTISEMENT

Year in Review 2022

Dukungan Shopee agar Jualan UMKM Tembus Asia Tenggara-Amerika Latin

Sukma Nur Fitriana - detikInet
Kamis, 29 Des 2022 13:15 WIB
Ilustrasi Shopee
Foto: dok. Shopee
Jakarta -

Shopee terus bergerak sesuai dengan komitmennya untuk membantu pelaku UMKM naik kelas dan bisa memasarkan produknya hingga go global. Bahkan, karena komitmennya tersebut, kini sudah banyak destinasi ekspor Shopee di Asia Timur, Asia Tenggara, dan Amerika Latin.

Salah satu pelaku UMKM yang berhasil memasarkan produknya hingga go global adalah seorang ibu yang berasal dari Dusun Panggung Ploso, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Sri Wigatingsih. Membuka usaha dengan nama Dinova Store, UMKM yang memproduksi aksesori perempuan, seperti strap dan konektor masker, ikat rambut, tas piring, hingga pakaian ini berhasil menjual produknya ke Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Filipina.

"Awalnya di tahun 2017 saya hanya bersama 1 orang karyawan membuat bros. Karena tren ini mulai menurun, saya mulai membuat strap dan konektor masker pada tahun 2019. Awalnya saya berjualan di media sosial pribadi. Kemudian saya banyak mendengar tentang jualan online di Shopee, lalu saya coba, alhamdulillah ternyata pecah telur di awal tahun 2029. Ditambah setelah itu muncul pandemi, jadi semakin banyak lagi orderan datang," ujar Sri dalam keterangan tertulis, Senin (26/12/2022).

Banyaknya pesanan yang datang, berhasil membuat Sri mengembangkan usaha rintisannya. Kini, ia sudah memiliki 9 karyawan dan 7 mitra penjahit. Padahal awalnya ia hanya memiliki 1 karyawan.

Untuk mengembangkan produk Dinova Store, Sri memutuskan mengoptimalkan penjualannya dengan cara, seperti promosi iklan, memaksimalkan berbagai fitur yang ada di Shopee, sampai akhirnya ia juga ikut pada program Shopee Ekspor.

Kerajinan tangan hasil produksi Sri Wigatiningsih mampu tembus pasar Asia.Kerajinan tangan hasil produksi Sri Wigatiningsih mampu tembus pasar Asia. Foto: dok. Shopee

"Sekarang, setiap hari juga selalu ada orderan dari luar negeri. Alhamdulillah sekali, dari saya yang nggak punya apa-apa, jadi bisa menggaji 9 karyawan. Saya juga tadinya tinggal di ruko, sampai bisa bangun rumah," kata Sri.

Saat ini, Dinova Store juga sedang menambah lini bisnis ke produk pakaian wanita, seperti pakaian muslim, pakaian formal, sampai pakaian rumahan.

Namun, meskipun usahanya kini bisa dibilang berkembang dengan baik, Sri mengatakan kendala yang dihadapi usahanya adalah lokasi bisnisnya yang berada di desa. Karena itu, mau tidak mau Sri harus mengatur siasat dengan beberapa ekspedisi yang memiliki komitmen untuk mengejar kecepatan dalam pengiriman.

"Karena dari desa, saya harus punya strategi bagaimana caranya produk saya cepat sampai ke pelanggan. Saya aktifkan ekspedisi mana saja yang punya track record barang sampai dengan cepat dan aman. Jadi pembeli punya banyak pilihan jasa kirim dan cepat sampai," jelasnya.

Untuk diketahui, alasan Sri membangun usaha Dinova Store berawal dari dirinya yang menyadari banyak perempuan di desa tempat tinggalnya yang tidak bekerja. Tetapi meskipun tidak bekerja, perempuan di desanya tersebut diharuskan berada di rumah untuk menjaga anak-anak dan mengurus rumah tangga. sayangnya, kondisi tersebut membuat para perempuan desanya mengeluhkan kondisi ekonomi yang dialaminya.

"Dari situ saya memiliki tekad untuk suatu saat dapat membuat usaha dengan mengajak mereka bekerja dan akhirnya bisa berpenghasilan tanpa perlu meninggalkan desa ini," cerita Sri.

Salah satu karyawan Dinova Store, Novi Yanti mengaku dirinya tidak menyangga bisa memiliki penghasilan tanpa perlu meninggalkan keluarganya. Selain itu, perempuan yang bertugas membuat kerajinan strap dan konektor masker dari bahan tali dan pernak-pernik ini juga tidak menduga hasil karyanya bisa terjual sampai pasar Asia.

"Aku kerja ikut Bu Sri sejak tahun 2017. Bersyukur sekali, Bu Sri sangan membantu warga di sini dengan melibatkan ibu-ibu rumah tangga bekerja di Dinova Store. Kalau di sini, gajinya alhamdulillah juga baik, sambil bisa lihat anak juga. Jadi saya dulu yang belum punya apa-apa, sekarang mau beli ini itu bisa," terang Novi.

"Bangga banget (karyanya bisa go global). Nggak nyangka kalau lewat tangan-tangan kami, bisa sampai terkirim ke luar negeri," tandasnya.

Untuk diketahui, Dinova Store adalah satu dari lebih dari 180.000 UMKM lokal yang telah berhasil menembus pasar dunia bersama Shopee. Dinova Store, kini menjadi penggerak ekosistem ekonomi mandiri untuk sembilan ibu rumah tangga dan pengusaha konveksi di Kabupaten Tulungagung.

Sebagai informasi, Shopee baru saja meraih penghargaan sebagai Marketplace yang Mendukung Penuh UMKM Global dalam detikcom Year In Review 2022.

Download PDF Report di sini.



Simak Video "Geliat UMKM di Pasar Digital Melalui E-Commerce"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT