Upaya Lazada agar Mitra UMKM-nya Melek Digital dan Naik Kelas

Upaya Lazada agar Mitra UMKM-nya Melek Digital dan Naik Kelas

ADVERTISEMENT

Upaya Lazada agar Mitra UMKM-nya Melek Digital dan Naik Kelas

Angga Laraspati - detikInet
Selasa, 29 Nov 2022 20:30 WIB
Asiknya Kerja di Lazada Indonesia, Ada Perosotan dan Cemilan Gratis
Foto: (Foto: Panji Sapturo/detikINET)
Jakarta -

Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia masih terus didorong agar dapat menangkap peluang yang lebih besar di tahun mendatang. Beberapa cara pun dilakukan oleh beberapa pihak untuk mendorong dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Salah satunya yang dilakukan oleh Lazada dalam mendukung seller dan mitra UMKM-nya untuk bisa melek digital dan naik kelas, sehingga mampu menangkap pasar yang lebih luas. Executive Director Lazada Indonesia Ferry Kusnowo menuturkan Lazada mempunyai beberapa kesempatan bagi UMKM dan seller untuk mendapatkan pengetahuan lebih.

"Ada pengetahuan online, seperti Lazada University yang available 24 jam 7 hari mereka bisa tinggal masuk dan bisa belajar," imbuh Ferry dalam acara Indonesia Digital Economy Conference, Selasa (29/11/2022).

Meski begitu, Ferry melihat ada masalah lainnya yang bisa muncul yaitu ketidaktahuan beberapa orang untuk menggunakan teknologi yang ada. Karena itulah, Lazada menyediakan Lazada Club yang berada di lebih dari 30 kota di seluruh Indonesia.

Dengan Lazada Club, seller-seller berada di satu kelompok komunitas yang menjadi wadah bagi mereka untuk belajar. Anggotanya pun bisa mengadakan pertemuan, berkumpul, saling belajar dan saling bertanya soal teknologi.

Lazada bersama pemerintah pusat/daerah juga turun ke lapangan melakukan pengenalan cara berjualan online dengan baik, digitalisasi, agar masyarakat yang didatangi bisa masuk menjadi bagian ekonomi digital di Indonesia.

"Challengenya masih banyak sekali, dan kembali lagi nggak bisa cuma 1 organisasi. Ini adalah kolaborasi yang harus kita lakukan bersama. Dan pengenalannya itu pun mungkin tidak hanya sekali, dua kali, 3 kali sampai mereka baru bisa on board dan akhirnya berjualan," ujar Ferry.

Setelah masyarakat bisa berjualan, Lazada pun melanjutkan dengan program naik kelas yang membuat UMKM bisa mendapatkan ilmu lebih untuk lebih berkembang. Ketika UMKM sudah dikira cukup berkembang, Lazada mengenalkan program ekspor melalui LazGoGlobal.

Program ini baru diperkenalkan Lazada beberapa bulan yang lalu kepada UMKM yang siap untuk menjual produknya ke luar negeri seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam dan Filipina. Ferry menuturkan hingga saat ini udah sekitar 200 UMKM yang mendapatkan manfaat ini.

Dengan ini, diharapkan UMKM bisa membantu pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Sebab, Ferry melihat dari sisi Lazada ekonomi digital Indonesia masih dalam perkembangan awal dan masih banyak yang masih bisa dilakukan ke depannya.

"Dari sisi Lazada, ekonomi digital itu memang tulang punggungnya adalah UMKM, di mana UMKM itu penting sekali, kita bawa mereka dari offline menjadi online. Tapi sebenarnya di dalam digital ekonomi itu tidak hanya pengusaha makro dan UMKM ini," kata Ferry.

(akn/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT