Tokopedia Gaet Intel, Perkuat Live Streaming dan Live Shopping

Tokopedia Gaet Intel, Perkuat Live Streaming dan Live Shopping

ADVERTISEMENT

Tokopedia Gaet Intel, Perkuat Live Streaming dan Live Shopping

Aisyah Kamaliah - detikInet
Kamis, 27 Okt 2022 17:08 WIB
Tokopedia gaet Intel untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang membludak di platform ecommerce tersebut. Tokopedia berkomitmen menjadi pemimpin ecommerce.
Tokopedia gaet Intel untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang membludak di platform ecommerce tersebut. Foto: Dok. Tokopedia
Jakarta -

Riset dari eMarketer menemukan total penjualan retail ecommerce di Asia Tenggara mencapai lebih dari US$45 miliar pada 2021, di mana di Indonesia menyumbang lebih dari USD 20 miliar. Itu berarti, bisa dibilang pertumbuhan ecommerce di Indonesia masih akan berkembang secara positif.

Melihat potensi yang ada, Tokopedia sadar perlu adanya dukungan teknologi dan jaringan yang andal untuk menciptakan platform ideal berkelas dunia. Intel berkolaborasi dengan Tokopedia untuk membantu meningkatkan kemampuannya melayani jutaan pengguna dan merchant di Indonesia.

Widjanarko Eko Djatmiko Adi Head of Engineering Tokopedia mengatakan pengunjung Tokopedia setiap harinya tidak lagi berada di angka puluhan ribu, melainkan sudah masuk ke jutaan pengguna. Hal ini dijelaskannya dalam acara 'Intel & Tokopedia: Media Briefing', Kamis (27/10/2022).

"Tokopedia berupaya tetap setia, kami berusaha berkolaborasi dengan para mitra strategis untuk membangun feature yang bisa membantu masyarakat, mencapai lebih dan mendorong pemulihan ekonomi nasional setelah pandemi," ujar Miko.

Apalagi masuk ke periode promosi, jumlah pengunjung dan jumlah transaksi Tokopedia bisa berkali-kali lipat lebih tinggi dari hari biasa. Ini menjadi salah satu tantangan, khususnya untuk Tokopedia Play yang merupakan platform live streaming dan live shopping di Tokopedia.

Tokopedia Play berupaya memberi panggung sehingga penjual bisa interaksi dengan pembeli secara langsung. Ini adalah kanal video streaming dan videonya bisa berisi berbagai tayangan dari para penjual. Pengunjung bisa menikmati live shopping, bahkan konten lainnya seperti video olahraga, hingga demo masak bersama.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Tokopedia beralih ke Google Cloud dan Intel untuk memodernisasi dan memindahkan aplikasinya ke Google Cloud. Didukung oleh compute instances berbasis prosesor Intel® Xeon® Scalable, tim dari ketiga pihak bekerja sama untuk mengimplementasikan AI Platform Training yang menggunakan TensorFlow, yang dioptimalkan dengan library Intel seperti Intel® Math Kernel Library untuk Deep Neural Networks, Intel® DL Boost-VNNI serta Dataproc milik Google Cloud.

Tim juga bekerja sama untuk mengoptimalkan kemampuan analitik Tokopedia sehingga lebih efisien dalam melakukan pencarian dan penemuan produk, yang mencakup insight mengenai kebiasaan membeli, waktu pemrosesan pembayaran, penyimpanan barang, dan logistik pengiriman. Pada saat yang sama, Google Cloud juga bekerja sama dengan Intel untuk mengoptimalkan data practitioner tools di seluruh data pipeline yang ada di Tokopedia.

Hasil kerjasama Tokopedia, Intel dan Google Cloud

Di sisi bisnis, Tokopedia Play mengalami pertumbuhan baik bagi pembuat konten maupun viewer, dengan penayangan bulanan meningkat 16 kali pada semester pertama tahun 2021, dan dengan pengadopsian live shopping yang tumbuh dua digit. Dalam rentang waktu yang sama, platform ini juga mengalami peningkatan delapan kali dalam pembuatan konten mingguan, dibandingkan dengan awal tahun 2021.

Hasil juga terasa dari jumlah pesanan melalui Tokopedia Play yang meningkat tiga kali lipat dari Maret 2022 - Agustus 2022 dibandingkan dengan September 2021 - Maret 2022. Selain itu, Tokopedia Play juga mengalami pertumbuhan tiga kali lipat dalam penjualan di platform dalam periode yang sama.

Selain itu, untuk merchant baru, livestreaming rata-rata meningkatkan penayangan produk dan kunjungan toko masing-masing sebesar 40% dan 20%, sekaligus meningkatkan pesanan hingga 29% untuk hari penayangan. Secara keseluruhan, livestreaming menghasilkan peningkatan pageview hingga 625 kali pada detail produk, 262 kali peningkatan kunjungan toko, dan meningkatkan pemesanan harian di toko hingga 100%.

"Ekonomi digital di Asia Tenggara akan melonjak mencapai gross merchandise value sebesar USD 1 triliun pada 2030. Bagi Intel, ini pertanda yang menggembirakan bahwa semakin banyak perusahaan ecommerce seperti Tokopedia memanfaatkan teknologi baru seperti cloud dan AI," kata Alexis Crowell, Vice President, Sales Marketing & Communications Group dan Managing Director, Asia Pacific Territory, Intel Corporation.

"Kami berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan industri terkemuka seperti Tokopedia untuk membangun infrastruktur yang lebih kuat dan terukur untuk membantu memenuhi tuntutan ekonomi digital yang berkembang pesat," tandasnya.



Simak Video "Tokopedia Affiliate Hadirkan Peluang Bagi Siapapun Jadi Influencer Berkomisi"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT