Siapa Mau Startup RI Dibantu Google dan Naik Kelas?

ADVERTISEMENT

Siapa Mau Startup RI Dibantu Google dan Naik Kelas?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 21 Sep 2022 19:47 WIB
Singapore-28 DEC 2018:A photograph of the Google logo in the lobby of Googles new campus and office in Singapore, which is regional HQ.
Siapa Mau Startup RI Dibantu Google dan Naik Kelas? Foto: iStock
Jakarta -

Google melalui program Google for Startups tengah mencari startup Indonesia yang ingin didampingi dan dibimbing untuk bisa naik kelas. Dalam melakukan pencarian startup lokal ini perusahaan raksasa asal AS itu menggandeng mitra lokal bernama Impactto.

Impactto merupakan platform pengembang startup kolektif yang bertujuan untuk membantu startup tahap awal dalam proses pencarian product-market fit (PMF). Impactto menyediakan pendampingan dan pelatihan untuk startup, serta menghubungkan mereka dengan stakeholders (investor, lembaga, pemerintah, SDM, hingga mentor) yang tepat.

Adapun, Para pelatih dan mentor Impactto pun terdiri dari pimpinan dan praktisi startup lokal ternama yang telah memiliki rekam jejak panjang, seperti Sociolla, Xendit, Halodoc, dan Mekari.

"Wawasan lokal dan para pelatih Impactto yang dipadukan dengan sumber daya, mentor, dan teknologi dari Google, akan membantu para pendiri startup di Indonesia yang dinamis dalam mengembangkan bisnis mereka," kata Nicole Yap, APAC Partnerships Manager, Google for Startups seperti dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Rabu (21/9/2022).

Menurut laporan SEA e-Conomy dari Google, Temasek, dan Bain & Co tahun 2021, nilai ekonomi digital di Indonesia telah mencapai USD70 miliar, dan diperkirakan akan naik dua kali lipat hingga mencapai USD146 miliar pada tahun 2025.

Indonesia sendiri menyumbang 40% total Gross Merchandise Value (GMV) di seluruh Asia Pasifik, menjadikannya kekuatan ekonomi digital yang terbesar di Asia Tenggara. Sektor yang mencatatkan pertumbuhan paling tinggi adalah: pembayaran digital (76%), apparel e-commerce (74%), transportasi online (73%), dan pengantaran makanan online (72%).

Sebelum bermitra dengan Google for Startups, Impactto juga telah bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk memfasilitasi program pendampingan startup, seperti Startup Studio Indonesia (SSI) yang telah memasuki Batch ke-5, serta HUB.ID Summit yang mempertemukan pelaku startup dengan para investor.

Pada bulan Juni 2022, platform ini juga meluncurkan program inkubasi eksklusif "ImpacttoBuild", di mana 20 startup terpilih berkesempatan mengikuti Coaching Sessions dan 5 di antaranya mendapatkan 1 on 1 Coaching Session serta mendapatkan Tech Support dari Impactto & partnernya.

Italo Gani, Managing Partner dan Co-founder Impactto menuturkan bahwa pihaknya berupaya menghubungkan startup ke jaringan mentor dan pelatih yang bisa menanamkan pola pikir global (global mindset).

"Melalui jaringan mitra Google for Startups di lebih dari 60 negara, kami senang bisa membantu para pelaku startup di Indonesia belajar tentang mindset pengembangan produk di ekosistem startup yang berbeda," tuturnya.

"Dari setiap diskusi dan kerjasama yang telah terjalin selama ini, kami melihat bahwa transformasi teknologi dan mindset untuk startup harus diiringi dengan kemampuan untuk menyediakan solusi yang cocok dengan pasar, terutama di Indonesia yang market-nya sangat unik," pungkas dia.



Simak Video "Jokowi Bicara Horor 90 Persen Startup Gagal saat Merintis"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT