Terdepak dari 5 Besar Pasar HP di Indonesia, Realme: Woles Aja!

ADVERTISEMENT

Terdepak dari 5 Besar Pasar HP di Indonesia, Realme: Woles Aja!

Adi Fida Rahman - detikInet
Jumat, 19 Agu 2022 08:45 WIB
Realme GT Neo 3 150W
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta -

Realme terdepak dari lima besar pasar handphone di Indonesia pada kuartal kedua 2022. Menanggapi itu, vendor asal China ini malah santai alias woles aja!

Seperti diketahui perusahaan riset Canalys merilis laporan pasar HP di Asia Tenggara. Dalam laporan tersebut diungkap lima besar penguasa pasar HP di Tanah Air.

Dalam beberapa tahun ini, nama Realme selalu menghiasi lima besar. Namun di Q2 2022 secara mengejutkan hilang dalam daftar, posisinya tergantikan Transsion.

Mendengar namanya memang asing di telinga, namun jika menyebut Infinix pastilah lebih mengenalnya. Transsion Holdings adalah produsen telepon seluler yang berpusat di Shenzhen, China.

Ada beberapa merek HP yang dinaunginya. Di Indonesia, mereka mengerahkan Infinix, Tecno dan Itel.

Dua tahun belakangan, khususnya Infinix, begitu agresif menggempur pasar HP di Tanah Air. Produk-produk barunya langsung dibawa ke Indonesia lepas diperkenalkan secara global, tiap bulan selalu ada perangkat baru yang diluncurkan.

Strategi tersebut rupanya membuahkan hasil manis, pangsa pasarnya merangkak naik. Sepanjang April hingga Juni, Transsion menguasa 13% market share. Angka tersebut membuat Realme tergeser dari posisi 5.

Michonne Wang, Marketing Director Realme Indonesia, mengatakan dalam situasi ekonomi yang tengah berubah seperti sekarang ini adalah normal bagi pemain di industri HP mengalami naik turun. Dan hal tersebut hanya bersifat sementara.

"Kami melihatnya sebagai fenomena yang sangat normal. Dan kami yakin kami masih menjadi pemain top di Indonesia dan tidak pernah meragukannya," ujar Michonne saat sesi tanya jawab usai peluncuran Realme Pad Mini.

Optimisme tersebut bukan tanpa dasar. Realme disebutnya punya pondasi pengguna yang kuat dan kokoh di Indonesia.

"Kami memiliki 15 juta pengguna. Pangsa pasar bersifat sementara, (memang) sedikit menurun... (hanya) sedikit. Tetapi dalam hal harga penjualan rata-rata terus meningkat sehingga kami yakin bahwa strategi yang kami tuju untuk membuat terobosan di kelas menengah ke atas sudah bekerja cukup banyak," kata Michonne.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT