Kabar Buruk dari Twitter, 100 Karyawan Kena PHK

ADVERTISEMENT

Kabar Buruk dari Twitter, 100 Karyawan Kena PHK

Virgina Maulita Putri - detikInet
Minggu, 10 Jul 2022 11:25 WIB
People holding mobile phones are silhouetted against a backdrop projected with the Twitter logo in this illustration picture taken in  Warsaw September 27, 2013.   REUTERS/Kacper Pempel/Illustration/File Photo
Twitter PHK Hampir 100 Karyawan, Efek Mau Dibeli Elon Musk? Foto: Reuters/Kacper Pempel
Jakarta -

Gelombang PHK yang melanda startup dan perusahaan teknologi masih berlanjut. Kali ini giliran Twitter yang memecat hampir 30% karyawan di divisi akuisisi talenta yang diisi oleh perekrut dan karyawan lainnya yang bertugas menyeleksi karyawan baru.

PHK ini terjadi hanya dua bulan setelah Twitter mengumumkan hiring freeze atau penghentian perekrutan karyawan baru. Kepada The Wall Street Journal, jumlah karyawan Twitter yang dipecat tidak sampai 100 orang dan hanya tim akuisisi talenta yang terdampak.

Juru bicara Twitter mengatakan karyawan yang dipecat akan memperoleh pesangon. Sementara itu, karyawan divisi akuisisi talenta yang masih bertahan akan diatur kembali karena penurunan rekrutmen karyawan baru, seperti dikutip dari TechCrunch, Sabtu (9/7/2022).

Twitter sebelumnya mengumumkan hiring freeze sebagai bagian dari upaya untuk menghemat anggaran selagi mereka mencoba menyelesaikan akuisisi senilai USD 44 miliar oleh Elon Musk.

Hiring freeze di tengah proses akuisisi sebenarnya bukan hal yang aneh, tapi Twitter memang sedang berada di kondisi ekonomi yang tidak stabil. Dalam dua bulan terakhir, ada lebih dari 30.000 karyawan startup dan perusahaan teknologi yang di-PHK.

Kompetitor seperti Snap dan Meta juga sudah memperingatkan karyawannya tentang masa sulit yang akan datang dan membekukan rekrutmen. Beberapa perusahaan besar seperti Netflix, Coinbase, Tesla, dan Paypal juga belum lama ini memangkas jumlah karyawannya.

Sejak Elon Musk mengumumkan akan membeli Twitter, beberapa petinggi perusahaan juga menjadi korban restrukturisasi. CEO Twitter Parag Agrawal telah memberhentikan GM Consumer Twitter Keyvon Beykpour dan Revenue Product Lead Bruce Falck.

Topik PHK juga sebelumnya pernah dibicarakan di Twitter saat pertemuan dengan Musk pada bulan lalu. Saat itu orang terkaya di dunia itu mengatakan ia khawatir dengan pengeluaran Twitter tapi tidak menjawab secara langsung apakah akan ada PHK di Twitter.

"Saat ini, pengeluaran melebihi pendapatan. Itu bukan situasi yang bagus," kata Musk saat ditanya soal rencana PHK di Twitter dalam pertemuan tersebut. Dalam perkembangan terbaru, Elon Musk berupaya membatalkan deal akuisisi dengan Twitter.



Simak Video "Elon Musk Tegas Bakal Pecat Karyawan Twitter yang Tak Mau WFO"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/vmp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT