Geber Pemanfaatan Teknologi, Basarnas Gandeng Esri Indonesia

ADVERTISEMENT

Geber Pemanfaatan Teknologi, Basarnas Gandeng Esri Indonesia

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Minggu, 20 Mar 2022 20:15 WIB
Esri Indonesia Basarnas
Foto: Dok. Esri Indonesia
Jakarta -

Esri Indonesia, penyedia solusi geospasial di Indonesia, mengumumkan kemitraan strategis dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Kemitraan ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG), Analisa Big Data, dan Teknologi Kecerdasan Buatan (AI). Penggunaan teknologi geospasial ini membuat badan pemerintahan terkait bisa dengan mudah mengakses informasi akurat, sesuai wewenang, kapan saja dan di mana saja.

Penggunaan teknologi geopasial ini akan mengoptimalkan koordinasi yang lebih efisien untuk waktu tanggap bencana dan kegiatan penyelamatan di seluruh wilayah. Ini penting karena selama tahun 2020 tercatat Indonesia mengalami 29 bencana alam, membuat Indonesia menjadi salah satu negara paling rawan bencana alam di dunia.

Menurut Christanto Yanuar, Country Manager Esri Indonesia, kemajuan teknologi dan inovasi telah menciptakan peluang baru untuk meningkatkan ketahanan bencana dan mengurangi risiko bencana.

Perkembangan disrupsi teknologi - seperti kecerdasan buatan (Artifical Intelligence), Internet untuk Segala (Internet of Things) dan Mahadata (Big Data) telah bertansformasi ke berbagai bidang, termasuk meminimalisasi resiko bencana dan manajemen bencana.

Misalnya, algoritma berbasis AI dapat digunakan dalam analisis prediktif untuk membantu memprediksi bencana serta mempercepat waktu pemulihan dan waktu tanggap.

"Ketika setiap detik berharga dan tingkat resiko yang tinggi, badan yang berada di garis terdepan harus membuat keputusan yang didorong oleh data real-time otoritatif yang akurat, sehingga mereka yakin bahwa mereka telah membuat pilihan terbaik walau di bawah tekanan," ujarnya dalam keterangan yang diterima detikINET.

"Di sinilah pentingnya kemitraan kami dengan Basarnas dalam membantu para pemangku kepentingan agar dengan cepat mengintegrasikan, melakukan visualisasi, dan yang terpenting memahami data dari berbagai lembaga selama bencana alam," tambahnya.

Untuk mendukung pemanfaatan solusi di Basarnas secara maksimal, Esri Indonesia akan melakukan proses dukungan berupa instalasi dan konfigurasi, yang dilanjutkan dengan pelatihan mengenai pemanfaatan sistem sepanjang tahun.

"Teknologi GIS akan memperkuat kami kami di dalam merencanakan, membuat keputusan, serta mengelola sumber daya dan fasilitas kami dengan lebih baik serta mengadopsi standar operasional yang ditetapkan oleh International Search and Rescue Advisory Group (INSARAG)," jelas Marsdya Henri Alfiandi, Kepala Basarnas, dalam keterangan yang sama.

"Kemitraan strategis dengan Esri Indonesia ini diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas kami sebagai lembaga SAR nasional dan memperkuat ketahanan BASARNAS dalam melakukan operasi kemanusiaan di Indonesia," tutupnya.



Simak Video "Ada Pipa Jebol, Hambat Basarnas Cari Korban Hilang Gempa Cianjur"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT