Berkat iPhone, Penjualan HP 5G Libas HP 4G

Berkat iPhone, Penjualan HP 5G Libas HP 4G

ADVERTISEMENT

Berkat iPhone, Penjualan HP 5G Libas HP 4G

Virgina Maulita Putri - detikInet
Jumat, 18 Mar 2022 16:15 WIB
Ilustrasi jaringan 5G
Berkat iPhone, Penjualan HP 5G Salip HP 4G untuk Pertama Kalinya Foto: Shutterstock
Jakarta -

Jaringan 5G komersial digulirkan pertama kalinya di Korea Selatan pada tahun 2019. Tiga tahun kemudian, penjualan ponsel 5G melewati ponsel 4G untuk pertama kalinya.

Pada Januari 2022, kontribusi ponsel 5G mencapai 51% dari total semua jenis ponsel yang terjual. Menurut data Counterpoint Research, China, Amerika Utara, dan Eropa Barat merupakan wilayah dengan pertumbuhan pasar ponsel 5G terbesar.

Di China, penjualan ponsel 5G mencapai 84% dari total penjualan ponsel 4G dan 5G pada bulan Januari. Sementara itu, penjualan ponsel 5G di Amerika Utara dan Eropa Barat masing-masing sebesar 73% dan 76%.

Saat ini, Apple menjadi vendor yang mendominasi penjualan ponsel 5G di seluruh dunia. Seperti diketahui, Apple meluncurkan ponsel 5G pertamanya, iPhone 12, pada tahun 2020. iPhone menyumbang 37% dari ponsel 5G yang terjual di seluruh dunia pada Januari 2022.

Samsung yang meluncurkan ponsel 5G terlebih dahulu, Galaxy S10 5G pada tahun 2019, hanya menyumbang 12% dari total ponsel 5G yang terjual pada Januari 2022 karena popularitasnya yang tidak begitu tinggi di China, seperti dikutip dari ZDNet, Jumat (18/3/2022).

Penetrasi ponsel 5G global Januari 2022Penetrasi ponsel 5G global Januari 2022 Foto: dok. Counterpoint Research

Selanjutnya ada Vivo dan Xiaomi yang menyumbangkan 11% dari total penjualan ponsel 5G, diikuti oleh Oppo dengan 10%. Tiga vendor ponsel ini tentu populer di China.

Setelah ponsel 5G menjadi barang yang umum di Amerika Serikat dan Eropa Barat, pasar ini masih bisa digenjot dengan meluncurkan ponsel 5G murah meriah. Seperti Apple yang meluncurkan iPhone SE 2022 yang merupakan ponsel 5G paling terjangkau yang mereka tawarkan.

Di sisi Android, Counterpoint mengatakan chip baru yang lebih murah dari Qualcomm dan MediaTek membuat jaringan generasi kelima ini bisa menjangkau ponsel murah di kisaran harga USD 150-200, dan mendorong penjualan ponsel 5G dari Xiaomi, Oppo, dan Vivo.

"Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Amerika Latin adalah area fokus selanjutnya bagi OEM untuk meningkatkan penetrasi 5G. Ponsel 5G di segmen harga di bawah USD 150 adalah sweet spot untuk wilayah ini, yang saat ini didominasi oleh 4G," kata analis Counterpoint Karn Chauhan.



Simak Video "Rencana Apple Pindahkan Produksi iPhone ke Luar China"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/vmp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT