PPKM Melonggar, Biznet Catat Kenaikan Traffic dan Pelanggan

PPKM Melonggar, Biznet Catat Kenaikan Traffic dan Pelanggan

Virgina Maulita Putri - detikInet
Kamis, 07 Okt 2021 18:14 WIB
Biznet perluas kabel optik untuk membangun jaringan yang lebih kuat di seluruh Indonesia. Foto: Biznet
PPKM Melonggar, Biznet Catat Kenaikan Traffic dan Pelanggan (Foto: Biznet)
Jakarta -

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai dilonggarkan di beberapa kota. Biznet mengaku mulai melihat efek pelonggaran PPKM dari segi traffic.

Dengan pelonggaran PPKM, wilayah perkantoran sudah mulai diramaikan dengan aktivitas karyawan. VP Marketing Biznet Yudie Haryanto mengatakan Biznet melihat kenaikan traffic di wilayah perkantoran, terutama di Jakarta.

"Jadi traffic di gedung perkantoran yang terhubung dengan Biznet kita pantau sudah ada kenaikan traffic di sana walaupun belum sebesar dua tahun yang lalu sebelum pandemi, tapi sudah mulai berjalan," kata Yudie dalam media briefing virtual, Kamis (7/10/2021).

Selain di wilayah perkantoran, kenaikan traffic juga terlihat di daerah bisnis dan rukan, meski belum kembali sepenuhnya. Yudie juga mengatakan saat ini sudah ada beberapa pelanggan bisnis yang mulai mengajukan penyambungan kembali layanan Biznet.

Sementara itu, kenaikan jumlah pengguna paling signifikan di Biznet tetap datang dari Biznet Home yang merupakan layanan internet untuk rumah dan apartemen. Kenaikan ini didorong oleh kebutuhan untuk bekerja, belajar dan beribadah secara online.

"Kenaikannya di 2021 ini di bulan September atau Oktober minggu pertama ini kenaikan signifikan di Biznet Home. Kurang lebih kalau kita catat kenaikannya dibandingkan year-to-year itu sekitar 30-40% kenaikan Biznet Home secara keseluruhan, tergantung kotanya kenaikannya bisa berbeda-beda," jelas Yudie.

Dalam kesempatan ini, Yudie juga menyampaikan pandangannya tentang kehadiran jaringan 5G yang telah menjangkau beberapa wilayah. Ia mengatakan saat ini Biznet sebagai penyedia internet fixed broadband tidak bersaing secara langsung dengan 5G.

"Kalau kita bicara soal pengembangan 5G mungkin kita tahu 5G dengan internet fixed line cable seperti yang kita miliki tidak kompetitif tapi justru melengkapi," kata Yudie.

"Kalau mereka beraktivitas di luar banyak menggunakan 5G, ketika mereka masuk ke satu tempat dan tidak banyak bergerak mereka akan switch untuk menggunakan WiFi. Inilah dinamika saling melengkapi ekosistem internet yang akan selalu jadi tren, bersandingan 5G dengan fixed line cable technology seperti yang kami miliki saat ini," pungkasnya.



Simak Video "6 Kabupaten/Kota di Luar Jawa-Bali Ini Masih Berstatus PPKM Level 4"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)