Kaspersky Lab Gabung Microsoft VIA
- detikInet
Jakarta -
Kaspersky Lab, salah satu pengembang software anti virus dan keamanan yang mencakup virus, trojan, worm, adware dan lain-lain, bergabung dengan Microsoft Virus Information Alliance (VIA).Microsoft VIA merupakan sebuah program internasional yang digunakan untuk saling berbagi informasi seputar kode jahat seperti virus.Setelah resmi menjadi anggota VIA, Kaspersky Lab wajib memberikan informasi tentang kode jahat yang berhasil mereka deteksi, kepada Microsoft serta rekan VIA lain.Data-data tersebut mencakup tingkatan propagasi virus, target serangan dan cara pengguna menangkal dan menghindari virus tersebut."Industri malware saat ini telah berubah. Para pembuatnya terlibat dengan organisasi kejahatan dan bertindak dengan cara merusak," ujar Eugene Kaspersky, pimpinan peneliti antivirus Kaspersky Lab dikutip detikINET Selasa (21/3/2006) dari Softpedia. Dirinya juga menambahkan, penggunaan kode jahat untuk mendapatkan data keuangan, melonjak semakin tinggi dalam lalu lintas virus. Jumlah virus baru yang terdeteksi setiap harinya bahkan mencapai lebih dari 150 virus. Angka tersebut sangat tinggi jika dibandingkan tahun lalu, yang hanya mencapai kurang dari setengahnya.Karena kebanyakan virus dibuat dalam platform Windows, kolaborasi ini dapat meningkatkan tingkat keamanan pengguna Windows. "Microsoft sangat senang dapat bekerja sama dengan Kaspersky Labs serta semua anggota VIA. Kerjasama ini digunakan untuk memberikan informasi konsumen untuk tetap terlindung dari ancaman software jahat," ujar Stephen Toulouse, Security Program Manager Security Response Center Microsoft Corp.Menurutnya, masalah keamanan memiliki cakupan yang luas, dan Microsoft terus berkomitmen untuk bekerja dengan rekan lain untuk memperbaiki keamanan semua pengguna komputer.Selain bekerja sama dengan Kaspersky Lab, Microsoft Virus Information Alliance juga bekerja sama dengan Aladdin, Computer Associates, ESET, F-secure, Global Hauri, Kaspersky, McAfee, Norman, Panda, Sophos, Sybari, Symantec serta Trend Micro.
(ien/)