Bos Tokopedia & Gojek Blak-blakan Awal Mula GoTo

Bos Tokopedia & Gojek Blak-blakan Awal Mula GoTo

Angga Laraspati - detikInet
Rabu, 09 Jun 2021 18:30 WIB
GoTo
Foto: dok GoTo
Jakarta -

CEO Tokopedia William Tanuwijaya dan CEO GoTo Grup Andre Soelistyo blak-blakan soal proses mergernya Gojek dan Tokopedia menjadi GoTo Grup. Dalam acara NSS di YouTube CXO Media, mereka juga memaparkan alasan di balik pemilihan GoTo sebagai nama dari merger dua perusahaan ini.

William mengatakan GoTo diambil dari nama Gojek dan Tokopedia, kemudian gotong-royong dengan mengambil 4 huruf depan yaitu Go-to yang menjadi semangat merger ini.

"Kemudian falsafah dari if you want go fast, go alone. If you want go far, go together. Ini kayak jodoh saja. Namanya dikombinasikan, semangat di baliknya dikombinasikan. Tujuannya dikombinasikan dengan satu nama yang sama," terang William dikutip dari CNBC Indonesia, Rabu (9/6/2021).

"Terus kita juga mau go public (IPO) kalau bisa dual listing di luar negeri juga. Jadi orang-orang mengidentifikasi ini sebagai GoTo Company," tambahnya.

Selain itu, William juga menuturkan sebenarnya kolaborasi antara Tokopedia dengan Gojek sudah berlangsung sejak tahun 2015. Karenanya lewat merger kali ini, Gojek dan Tokopedia ke depannya ingin go far dan memutuskan untuk go together.

Sementara itu, CEO GoTo Grup Andre Soelistyo mengatakan kedua perusahaan memang sudah naksir sejak lama. Namun pembicaraan serius dilakukan pada Desember 2020 silam, setelahnya disepakati untuk menggabungkan kedua perusahaan.

"GoTo itu holding company (perusahaan induk) yang memayungi Gojek dan Tokopedia. Masing-masing produk masih berjalan sesuai operasi sehari-hari. Kita tidak mau mengubah banyak nanti jalannya bukan makin cepat dan jauh tetapi malah lambat dan pelan," ujar Andre.

Andre mengungkapkan ketika hari peluncuran manajemen Gojek dan Tokopedia mengumpulkan 7.000 karyawan kedua perusahaan untuk memperkenalkan nama perusahaan baru ini.

"Pas kita sharing slide pertama seleksi nama penggabungan kita melampirkan nama penggabungan. Nomor kedua dalam slide kita lampirkan nama Tokek karena populer banget, ini buat lucu-lucuan saja. Kemudian ada Gogopedia hingga Tokojek. Tetapi sejak awal memang namanya GoTo," terang Andre.



Simak Video "5 Fakta Merger Gojek dan Tokopedia yang Lahirkan GoTo"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/fay)