Tokocrypto Genjot Edukasi Investasi lewat Aset Kripto

Tokocrypto Genjot Edukasi Investasi lewat Aset Kripto

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Kamis, 25 Feb 2021 20:29 WIB
Tokocrypto Crypto Grand Prix 2021
Foto: Dok. Tokocrypto
Jakarta -

Tokocrypto mengaku terus memberikan edukasi untuk masyarakat Indonesia mengenai perkembangan ekonomi aset kripto.

Salah satunya adalah dengan berkolaborasi dengan berbagai komunitas, universitas, maupun pemerintahan. Tokocrypto sendiri mengklaim sebagai crypto exchange pertama yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI).

"Saat ini Tokocrypto sedang berproses untuk mendapatkan lisensi penuh, jadi setelah terdaftar, nah sekarang bisa menjadi full pedagang di BAPPEBTI," ujar Teguh Kurniawan Harmanda, COO Tokocrypto dalam keterangan yang diterima detikINET, Kamis (25/2/2021).

Menurut Teguh, Tokocrypto tak cuma fokus pada bisnisnya, melainkan juga meningkatkan pengetahuan masyarakat Indonesia terhadap perkembangan aset kripto.

Teguh pun menjelaskan konsep blockchain, yang menurutnya adalah media penyimpanan namun tempat penyimpanannya tidak tersentral. Pencatatan di blockchain dilakukan banyak pihak.

Belakangan ini aset kripto memang tengah naik daun, karena nilai tukarnya yang sempat naik drastis. Terutama Bitcoin, yang mulai banyak dilirik oleh perusahaan besar.

Contohnya Tesla yang mengakui membeli aset Bitcoin senilai USD 1,5 miliar, dan Twitter yang tengah mempertimbangkan penggunaan Bitcoin untuk gaji karyawan.

"Bitcoin telah menjelma menjadi jenis aset atau instrumen investasi baru di luar instrumen investasi yang ada selama ini, seperti emas, logam mulia, saham, obligasi, dan lain sebagainya. Bahkan ada yang mengandaikan Bitcoin sebagai emas digital (digital gold)," ujar Pang Xue Kai, Co-founder & CEO Tokocrypto.

Tak cuma Bitcoin
Kehadiran Binance Smart Chain (BSC) menawarkan perbaikan teknologi blockchain yang ada saat ini. Yaitu lewat keunggulan seperti yang ada di proyek Decentralize Finance (DeFi).

Tokocrypto pun mendorong adopsi BSC di Indonesia, salah satunya dengan menjalin kerja sama dengan dua proyek BSC yang berfokus pada keamanan, yaitu Certik (CTK) dan SafePal (SFP).

"Sudah merupakan sebuah komitmen dari Tokocrypto untuk memberikan pengalaman baru serta kemudahan dalam bertransaksi di dunia kripto. Kami dengan bangga menghadirkan satu lagi kerjasama Tokocrypto dengan Binance melalui kehadiran token-token DeFi dalam BSC yang dapat dinikmati seluruh penggemar kripto di Indonesia," tambah Kai.

CTK dan SFP sudah diperdagangkan di Tokocrypto dan dapat dipairingkan dengan token lainnya seperti BTC, USDT dan BUSD. Tidak hanya dapat dimiliki oleh penggemar aset kripto di Indonesia, bekerjasama dengan Tokocrypto, SFP juga membagi-bagikan giveaway berupa hardwallet senilai USD300 dan 2.000 TKO bagi nasabah yang melakukan trading di Tokocrypto.

"Dengan adanya kolaborasi ini, kami berharap dapat memberikan kepercayaan dan rasa aman yang lebih kepada para pengguna dalam berinteraksi dengan dunia kripto dan blockchain. Bersama dengan CertiK dan SafePal dan didukung oleh BSC, kami bertujuan untuk memberikan standar keamanan yang paling tinggi seiring dengan pertumbuhan ekosistem kripto," tutup Kai.



Simak Video "Mengulik Aset Kripto Bitcoin, Gampang Cair Lewat Sistem Faucet"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)