Dikabarkan Mau Merger dengan Tokopedia, Ini Respons Gojek

Dikabarkan Mau Merger dengan Tokopedia, Ini Respons Gojek

Tim - detikInet
Selasa, 05 Jan 2021 10:13 WIB
gojek tokopedia merger
Foto: detikINET
Jakarta -

Bloomberg memberitakan 2 raksasa startup Gojek dan Tokopedia berencana merger. Ini tanggapan Gojek.

"Kami tidak dapat memberikan komentar terhadap rumor dan spekulasi di pasar," kata Chief Corporate Affairs Gojek, Nila Marita, kepada detikINET, Selasa (5/1/2021).

DetikINET juga sedang meminta tanggapan Tokopedia. Sebelumnya, Bloomberg, Selasa (5/1) memberitakan kalau Gojek dan Tokopedia dalam pembicaraan untuk melakukan merger. Kedua pihak kabarnya telah menandatangani lembar persyaratan terperinci untuk melakukan uji tuntas bisnis masing-masing.

"Kedua belah pihak melihat potensi sinergi dan ingin menutup kesepakatan secepat mungkin dalam beberapa bulan mendatang," ujar sumber yang menolak disebutkan namanya.

Kalau Gojek dan Tokopedia jadi merger, diprediksi akan tercipta valuasi gabungan kedua pihak senilai USD 18 miliar atau sekitar Rp 250 triliun. Gabungan bisnis kedua pihak akan menguasai banyak lini dari transportasi sampai e-commerce, serta layanan jasa lain.

Bloomberg menyebutkan, Gojek dan Tokopedia telah mempertimbangkan potensi merger sejak 2018. Rencana ini dipercepat karena rencana merger lain antara Gojek dan Grab sedang macet.

Kabarnya, CEO Grab Anthony Tan terus menolak tekanan dari Masayoshi Son dari SoftBank Group Corp. untuk menyerahkan sebagian kendali dalam entitas gabungan dengan Gojek. Masayoshi kini mendukung rencana merger Gojek dan Tokopedia.

Perlu diketahui baik Gojek maupun Tokopedia sudah memiliki investor yang sama, termasuk Google, Temasek Holdings Pte, dan Sequoia Capital India.



Simak Video "Satu Dekade Gojek: Sudah Bisa Mulai Cetak Cuan di Tahun Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fay)