Alibaba Cloud Tetap Moncer di Masa Pandemi

Alibaba Cloud Tetap Moncer di Masa Pandemi

Rachmatunnisa - detikInet
Senin, 09 Nov 2020 19:35 WIB
Alibaba Cloud
Alibaba Cloud Tetap Moncer di Masa Pandemi. Foto: Istimewa
Jakarta -

Performa Alibaba Cloud tetap kuat di tengah pandemi COVID-19. Klaim ini diumumkan Alibaba Group saat melaporkan hasil keuangannya untuk kuartal yang berakhir pada 30 September 2020.

Pada kuartal September 2020, pendapatan cloud tumbuh 60% dari tahun ke tahun menjadi RMB 14.899 juta. Faktor utama moncernya Alibaba Cloud didorong oleh pertumbuhan pendapatan dari pelanggan di industri internet, keuangan dan ritel.


"Alibaba Cloud masih tetap kuat pada kuartal ini. Kami senantiasa membantu bisnis untuk pulih dan mencari berbagai peluang pertumbuhan melalui digitalisasi di kondisi pasca pandemi," kata Chairman dan Chief Executive Officer Alibaba Group Daniel Zhang lewat keterangan resmi Alibaba.Pada 30 September 2020, sekitar 60% dari perusahaan yang terdaftar pada golongan saham A di China, adalah pelanggan Alibaba Cloud, dan pengeluaran rata-rata mereka tumbuh 45% dari tahun ke tahun di bulan September 2020.

Disebutkan Zhang, pertumbuhan yang kuat dari bisnis inti Alibaba Cloud adalah hasil nyata dari komitmen perusahaannya dalam memberikan yang terbaik bagi pelanggan.

"Kami tetap fokus pada tiga mesin pertumbuhan jangka panjang kami, konsumsi domestik, cloud computing dan intelegensi data, serta globalisasi untuk secara efektif menangkap peluang dari perubahan yang sedang berlangsung terhadap permintaan konsumen dan percepatan digitalisasi bisnis di seluruh ekonomi digital kami," jelasnya.

Zhang menambahkan, Alibaba Cloud terus berupaya memberdayakan transformasi digital perusahaan dengan menyediakan solusi teknologi komprehensif dan layanan cloud andal untuk berbagai industri.

Berdasarkan data Gartner, Alibaba Cloud saat ini berada di peringkat ketiga sebagai penyedia layanan cloud publik secara global dan nomor satu di Asia Pasifik.



Simak Video "Alibaba Cloud Antusias Sambut Pemindahan Ibu Kota Indonesia 2024"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)