XL Targetkan 660 Pelanggan Korporat di 2006
- detikInet
Jakarta -
PT. Excelcomindo Pratama Tbk (XL) menargetkan sekitar 660 pelanggan korporat 'terjaring' oleh Business Solution-nya di 2006. Hal itu disampaikan oleh Nizar Mansur, Senior VP Business Solutions XL. Menurutnya, XL berani menargetkan pelanggan korporat sebanyak itu karena adanya pelebaran segmen usaha dan berbekal investasi yang lumayan besar untuk segmen korporasinya, US$ 85 juta."Kita berani targetkan 660 customer karena sekarang cakupan kita sudah regional (melebar-red), dulu kita cuma main di Jabotabek saja," kata Nizar seusai penandatanganan kerjasama antara XL Business Solutions dengan dua perusahaan, PT Columbindo Perdana dan PT Sarana Citra Adicarya (SDV International Logistic), di Gedung Sentra Mulia Business Solutions, Jakarta, Kamis (12/012006). Nizar mengatakan, dengan langkah XL memperkuat jaringannya dan investasi yang disiapkan, membumbungkan optimisme Business Solution untuk menggarap pasar dan mencapai target empat kali lipat dari tahun sebelumnya. XL sendiri hingga akhir 2005 lalu secara total sudah menandatangani kontrak kerjasama dengan 600 perusahaan sejak lahirnya Business Solution di 2003. "Lagipula dulu kita hanya mencecar pasar enterprise, sekarang kita lebih memfokuskan diri ke perusahaan kecil dan menengah (UKM)," tambahnya.Dengan kerjasama yang baru saja ditandatangani itu, dianggap sebagai langkah awal XL untuk mencapai target 660 perusahaan pelanggan baru. Namun Nizar sendiri enggan menyebutkan nilai kontrak yang didapat dari kedua perusahaan itu.Sebagai informasi, PT. Columbindo Perdana yang bergerak di bidang multifinancing dan retailer untuk elektronik dan kendaraan bermotor, melakukan kerjasama untuk layanan Corporate User Group (CUG), GSM PABX dan SMS Broadcast. Sedangkan perusahaan logistik PT Sarana Citra Adicarya (SDV International Logistic), menggunakan layanan Multi Protocol Label Switching (MPLS) untuk 5 titik dan CUG dan Corporate GPRS. Layanan GSM PABX Integration dari XL diklaim memungkinkan pelanggan korporat untuk menggunakan selular GSM mereka sebagai jaringan khusus korporat. Layanan itu diklaim dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan jaringan tertutup untuk penggunaan telepon dan selular GSM milik karyawan. Sedangkan layanan MPLS dari XL adalah layanan berbasis protokol internet (IP) untuk komunikasi data dan suara value chain atau antar cabang di sebuah perusahaan.
(rouzni/)