Pelanggan e-Commerce Alami Kenaikan 38,3% Selama Pandemi

Pelanggan e-Commerce Alami Kenaikan 38,3% Selama Pandemi

Adi Fida Rahman - detikInet
Kamis, 27 Agu 2020 10:02 WIB
Online Shop
Foto: Internet
Jakarta -

Virus Corona telah menghantam banyak bisnis, tapi bagi e-Commerce justru mendapat berkah. Selama pandemi pelanggan alami kenaikan.

Angka tersebut diungkap perusahaan penyedia layanan hosting Exabytes Indonesia saat webinar bertajuk eCommerceFest 2020 belum lama ini digelar. Peningkatan yang terjadi dilihat dari jumlah mendaftarkan website untuk keperluan berwirausaha dibandingkan 2019.

"Ada kenaikan pelanggan yang mendaftarkan websitenya untuk keperluan berwirausaha. Hal ini dilihat dari kenaikan jumlah pelanggan yang berbentuk PT atau CV dengan rata-rata sebesar 38.3% dibandingkan tahun lalu. Terutama di bulan Februari naik 120% dibandingkan Februari 2019 lalu," jelas Indra Hartawan, Country Manager Exabytes Indonesia.

Registrasi domain .ID sepanjang April hingga Juni 2020 meningkat 23%. Mayoritas domain .id dan co.id untuk keperluan bisnis. Hal ini menguatkan bukti bahwa banyak orang yang sadar untuk membangun bisnis online dibandingkan tahun lalu

Menurut Indra kenaikan pelanggan e-Commerce juga tidak terlepas dari perilaku konsumen selama masa pandemi. Saat ini orang-orang lebih memilih berbelanja online karena tidak bisa beraktivitas di luar rumah.

"Bila tadinya belanja online merupakan pilihan, tapi kini menjadi keharusan. Ini yang membuat e-commerce menjadi pilihan yang dituju oleh konsumen," kata Indra.

Exabytes turut melihat adanya tren baru orang-orang dalam belanja online selama pandemi. Kini banyak produk non-kesehatan pun banyak dibeli.

Webcam menjadi perangkat paling banyak dicari, kenaikannya mencapai 1.572%. Ini didorong oleh kebutuhan video conference. Kenaikan yang signifikan pada pembelian sepeda yang mencapai 1.036%.

Dalam kesempatan ini Indra mengingatkan pelaku UMKM tidak hanya mengandalkan peningkatan pengunjung ke toko online. Perlu juga manfaatkan platform lain untuk mendongkrak usahanya, bisa lewat media sosial atau aplikasi pesan instan.

"Penting pula bikin konten yang menarik dan membuat kampanye viral dan melakukan digital marketing," pungkas Indra.



Simak Video "Taktik Transgender Wanita Lawan Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)