Repot Kirim Pesanan, Pengusaha Buket di Makassar Terbantu GrabExpress

Repot Kirim Pesanan, Pengusaha Buket di Makassar Terbantu GrabExpress

Faidah Umu Sofuroh - detikInet
Kamis, 13 Agu 2020 21:45 WIB
Grab Indonesia
Foto: Dok. Grab Indonesia
Jakarta -

Sebelumnya Fauziah Yusuf (25) tak pernah membayangkan dia akan menggantungkan hidupnya lewat usaha jasa pembuatan buket (rangkaian bunga). Usaha yang diberi nama Roomfay ini dirintis Fauziah pada 2016 silam. Ketika itu ia masih kuliah dan ingin memberikan buket kepada temannya yang akan wisuda.

"Karena tahu harga buket mahal, akhirnya saya membuat sendiri untuk dikasih ke teman saya. Terinspirasi dan melihat peluang bisnis dari situ, saya belajar sendiri membuat buket dengan berbagai bentuk menggunakan bahan yang unik seperti kain, balok, dan snack," ungkapnya dalam keterangan tertulis Grab, Kamis (13//8/2020).

Awalnya ia merasa kerepotan karena harus membuat buket sendiri. Ia juga harus mengantar pesanan ke pelanggan sendiri. Namun setelah mengetahui ada layanan GrabExpress di Makassar, ia pun mencoba menggunakannya. Fauziah mengaku terbantu dengan adanya layanan tersebut. Sebab, ia bisa mengirim pesanan buket ke lima alamat dalam waktu yang sama.

"Selain itu, enaknya menggunakan layanan GrabExpress karena jika ada pesanan buket yang besar, saya bisa pilih GrabExpress Car agar buketnya tidak rusak sampai di tangan pembeli. Selama pandemi, saya lebih memanfaatkan teknologi salah satunya melalui sosial media. Dari bisnis ini, selain bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, saya juga jadi bisa menabung," tuturnya.

Fauziah hanya satu dari ribuan pelaku UMKM yang ada di Sulawesi Selatan yang merasa terbantu dengan adanya layanan dari Grab. Dengan adanya program #TerusUsaha di Sulawesi Selatan, Grab ingin mendukung dan mempercepat digitalisasi UMKM di Sulawesi Selatan. Sehingga nantinya UMKM di provinsi ini dapat memberikan kontribusi besar bagi perekonomian daerah.

Head of East Indonesia Grab Indonesia, Halim Wijaya menjelaskan program #TerusUsaha merupakan komitmen Grab guna mempercepat digitalisasi UMKM Sulsel. Program #TerusUsaha ini sejalan dengan komitmen jangka panjang GrabForGood untuk membawa lebih banyak dampak positif dari teknologi.


Sekretaris Daerah Kota Makassar M. Ansar mengapresiasi diluncurkannya program #TerusUsaha di Makassar. Menurutnya, saat ini banyak UMKM di Makassar yang terdampak pandemi. Dengan digitalisasi UMKM melalui program ini, lanjutnya. UMKM menjadi lebih dekat dengan konsumen dan pada akhirnya bisa meningkatkan penjualan produk UMKM dan bisa membuat para pelaku UMKM tersebut bertahan."Solusi digitalisasi yang dihadirkan ini bukan hanya dapat membantu pelaku UMKM untuk bangkit, tapi juga mendorong munculnya UMKM baru di Sulawesi Selatan agar dapat memberikan kontribusi besar untuk perekonomian daerah," katanya.

"Pandemi COVID-19 yang terjadi dalam beberapa bulan ini sudah memberi dampak untuk pelaku usaha, khususnya mikro dan kecil. Program digitalisasi yang dihadirkan oleh Grab ini diharapkan akan membuat UMKM mulai sadar pentingnya digitalisasi. Dengan digitalisasi, UMKM membuat mereka lebih dekat dengan konsumen yang akhirnya akan dapat meningkatkan penjualan mereka untuk terus bertahan," pungkasnya.

(prf/ega)