Zuckerberg Sesumbar Boikot Iklan di Facebook Segera Berakhir

Zuckerberg Sesumbar Boikot Iklan di Facebook Segera Berakhir

Virgina Maulita Putri - detikInet
Jumat, 03 Jul 2020 13:15 WIB
Mark Zuckerberg
Mark Zuckerberg: Boikot Pengiklan di Facebook Akan Segera Berakhir Foto: Associated Press
Jakarta -

Mark Zuckerberg tidak menghiraukan ancaman boikot yang datang dari perusahaan besar yang memasang iklan di Facebook. Ia bahkan percaya bahwa para pengiklan akan segera kembali ke Facebook dan boikot akan segera berakhir.

Dikutip detikINET dari The Guardian, Jumat (3/7/2020) sang pendiri dan CEO Facebook mengatakan boikot dari perusahaan besar ini hanya masalah PR dan bukan ancaman yang serius. Ia bahkan kukuh tidak ingin mengubah kebijakan Facebook soal ujaran kebencian cuma karena ancaman ini.

"Kami tidak akan mengubah kebijakan atau pendekatan kami tentang apapun karena ancaman terhadap sebagian kecil pendapatan kami, atau berapa persen dari pendapatan kami," kata Zuckerberg dalam rapat terbatas yang dilaporkan The Information.

Respons ini datang setelah lebih dari 500 perusahaan, termasuk Unilever, Starbucks dan Ford, bergabung dalam kampanye Stop Hate for Profit. Kampanye ini meminta perusahaan besar untuk berhenti beriklan di Facebook sampai mereka mengubah kebijakan soal ujaran kebencian dan rasisme di platform-nya.

Untuk menyelesaikan boikot ini, beberapa eksekutif Facebook telah berdiskusi dengan perusahaan pengiklan. Sementara Zuckerberg berencana untuk berbicara dengan penyelenggara kampanye boikot.

Dalam transkrip rapat ini, Zuckerberg juga yakin bahwa para pengiklan akan segera kembali ke platform miliknya dalam waktu dekat. Kepada pegawainya, Zuckerberg juga mengatakan bahwa boikot ini hanya masalah reputasi dan mitra, dan bukan masalah ekonomi.

Juru bicara Facebook kemudian mengkonfirmasi keabsahan transkrip ini. Mereka mengatakan perusahaan media sosial ini menghormati feedback dari mitranya dan menanggapi ujaran kebencian di platform-nya dengan serius.

"Kami membuat kemajuan yang nyata dalam mencegah ujaran kebencian di platform kami, dan kami tidak mendapat keuntungan dari konten seperti ini," kata juru bicara Facebook.

"Tapi seperti yang kita bilang sebelumnya, kami mengubah kebijakan berdasarkan prinsip, bukan tekanan terhadap pendapatan," sambungnya.



Simak Video "Mark Zuckerberg Selancar Pakai Sunscreen Tebal, Netizen: Mirip Joker!"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fyk)