Kerja di Rumah atau Kafe
Transportasi Lumpuh, Teleworking Berperan
- detikInet
Jakarta -
Lumpuhnya transportasi lantaran aksi mogok di sebuah kota megapolitan seperti New York beberapa waktu lalu, ternyata tidak serta merta melumpuhkan aktifitas bisnis warganya. Beberapa aktifitas administrasi perkantoran tetap bisa berjalan, meskipun pekerjanya tak menyentuh lantai kantornya. Apa rahasianya?Ternyata budaya teleworking, yang sudah banyak dimanfaatkan oleh penduduk New York, cukup membantu dalam keadaan darurat tersebut. Demikian tulis Softpedia, dikutip oleh detikinet, Senin (26/12/2005).Ketika para pekerja kantoran banyak yang gagal mencari transportasi alternatif untuk bekerja, maka kebijakan kantornya memperbolehkan mereka untuk bekerja dimanapun, sepanjang tetap dapat berkomunikasi.Salah satunya adalah dengan menggunakan komputer dan nongkrong di tempat-tempat yang tersedia akses Internet. Bisa di rumah, di kafe ataupun dimana saja yang tersedia akses hotspot.Untuk hal-hal tertentu, semisal aktifitas yang memerlukan kerjasama tim secara simultan, teleworking memang tidak akan bisa memberikan hasil yang seoptimal jika dilakukan secara face-to-face. Tetapi untuk hal-hal yang sifatnya administratif dan koordinatif, komputer dan Internet benar-benar bisa menjadi solusi yang jitu ketika berhadapan dengan kondisi-kondisi di luar kebiasaan tersebut.Bahkan dengan mengunakan teknik remote computer, para pekerja kantoran di New York saat itu bisa tetap bekerja seolah-olah benar-benar tengah duduk di depan komputernya di kantor. Tentu saja, bisa tetap menggunakan baju tidur kalau di rumah, atau sambil menyeruput secangkir kopi hangat kalau di kafe.
(donnybu/)