Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Barang Menumpuk, ATI Makin Terpuruk

Barang Menumpuk, ATI Makin Terpuruk


- detikInet

Jakarta - Karena menumpuknya barang 'lawas' di gudang, pendapatan ATI Technologies pada kuartal yang berakhir 30 November makin terpuruk. Perusahaan pembuat chip komputer grafis kedua terbesar di dunia itu melaporkan, pendapatan dan keuntungannya pada kuartal fiskal pertama 2006 menurun drastis, jika dibandingkan pada kuartal yang sama tahun lalu.ATI yang berbasis di Ontario melaporkan pendapatannya pada kuartal baru-baru ini mencapai US$ 501 juta (US$ 1 = Rp 9.865, sumber: detik.com) serta keuntungannya sebesar US$ 7,6 juta. Jumlah tersebut sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan pendapatan tahun lalu yakni sebesar US$ 613,9 juta dan keuntungannya yang mencapai US$ 63,7 juta."Pendapatan dari bisnis Graphic Processing Unit kami naik secara signifikan pada kuartal pertama yakni beberapa poin persen. Tetapi karena menumpuknya produk lawas kami di gudang, kami harus menjualnya dengan laba yang rendah, bahkan mungkin tanpa laba," ujar CEO David Orton.Pembuat chip tersebut memprediksi penghasilannya akan mencapai target. ATI memperkirakan pendapatannya akan tumbuh antara 8 hingga 12 persen. Hal tersebut terjadi karena tingginya pemintaan untuk Radeon X1000 dan chipset Radeon Xpress untuk platform AMD dan Intel.Sebagai tambahan, ATI mendukung chipset untuk komputer, ponsel, high definition TV, serta Graphic Processing Unit ATI yang dipakai di Xbox 360. Demikian dilansir detikinet dari gamespot.com Jumat (23/12/2005). (ien/)






Hide Ads