Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
AOL Lebih Memilih Google Dibanding Microsoft

AOL Lebih Memilih Google Dibanding Microsoft


- detikInet

Jakarta - America Online (AOL) akhirnya 'buka' mulut. Penyedia jasa internet terbesar di Amerika Serikat itu akhirnya sepakat menjual lima persen sahamnya dengan nilai US$ 1 miliar ke raksasa situs mesin cari Google. Jumlah ini hampir setara dengan Rp 9,8 triliun (US$ 1 = Rp 9.830, sumber: detik.com).Bagaimana dengan nasib Microsoft yang sebelumnya juga diisukan akan membeli saham AOL? Microsoft harus rela dicampakkan. Time Warner, perusahaan induk AOL, secara tiba-tiba mengakhiri perundingan dengan Microsoft dan memilih Google sebagai mitra iklannya.Microsoft yang kecewa tampaknya akan 'berperang' dengan AOL. Berbagai rencana dipersiapkan AOL termasuk mengintegrasikan layanan instant messaging AOL dengan layanan Google. Sementara itu Microsoft dan Yahoo, saingan utama Google dan AOL, juga bersiap-siap menghubungkan layanan instant messenger mereka tahun depan. Bahkan Microsoft berniat mengembangkan layanan pencarian online."Investasi kami membuktikan bahwa AOL merupakan aset strategis yang sangat berharga dan kami tidak hanya ingin menyumbangkan dana tetapi juga berpartisipasi pada kesuksesan masa depan AOL," ujar Eric Schmidt, CEO Google.Saat ini AOL adalah pelanggan terbesar Google. Kurang lebih sekitar US$ 420 juta, atau 10 persen pendapatan Google berasal dari AOL. Kebanyakan pendapatan itu berasal dari iklan Google di situs AOL.Google sangat dibutuhkan AOL demi mendongkrak nilai saham mereka. Dengan menggandeng Google, AOL punya cukup amunisi lagi untuk melawan Microsoft dan Yahoo."Kami sangat senang bekerjasama dengan Google yang sedikit banyak akan memperkuat posisi AOL di bisnis periklanan online dan menarik lebih banyak pemasang iklan ke properti Web kami," ujar Dick Parsons, Chairman Time Warner seperti dilansir detikinet Rabu (21/12/2005) dari berita Associated Press.Untuk menggertak Microsoft, Google membuat rentetan konsesi termasuk memberi AOL wewenang untuk memanfaatkan teknologi mesin pencarian Google. Google juga akan menyuntik dana ke AOL sebesar US$300 juta untuk membeli iklan pada situsnya. Suntikan dana ini diyakini akan membantu AOL menarik lebih banyak pelanggan.Untuk diketahui saja, para raksasa di dunia teknologi informasi seperti Google, AOL, Microsof dan Yahoo! saat ini tengah 'berperang' memperebutkan pelanggan. Menurut Nielsen/NetRatings, selama November, Google hanya berhasil duduk di posisi keempat sebagai situs terpopuler dengan 85,5 juta pengunjung. Disusul AOL dengan 74,3 juta orang pengunjung. Sementara di posisi jawara, ada Yahoo yang memiliki 104 juta orang pengunjung, disusul Microsoft dengan 96,1 juta orang dan MSN.com dengan 91,3 juta. (ien/)







Hide Ads