Uber PHK Lagi 3.000 Pegawai Imbas Corona

Uber PHK Lagi 3.000 Pegawai Imbas Corona

Fino Yurio Kristo - detikInet
Selasa, 19 Mei 2020 12:27 WIB
Dara Khosrowshahi
CEO Uber, Dara Kosrowshahi (Foto: Getty Images)
San Francisco -

Belum lama melakukan PHK, Uber kembali melakukan keputusan serupa. Pionir taksi online ini mengumumkan PHK 3.000 lagi karyawannya sebagai akibat memburuknya performa terkait pandemi Corona.

Awal Mei silam, perusahaan asal Amerika Serikat ini sudah PHK 3.700 karyawan. Dengan tambahan gelombang baru PHK, berarti jumlah karyawan Uber sekarang tersisa di kisaran 20 ribu orang.

Selain PHK, CEO Uber Dara Khosrowshahi juga mengatakan bahwa Uber akan menutup atau konsolidasi 45 kantor di berbagai negara.

"Sebenarnya kondisi keuangan kami kuat, layanan Eats berjalan baik, Rides menjadi sedikit lebih baik, mungkin kita bisa menunggu sampai virus ini enyah," katanya, dikutip detikINET dari CNBC.

Ia mengatakan dalam waktu dekat, belum dapat diprediksi kapan dunia kembali normal. Situasi itu membuat ambisi Uber meraih keuntungan belum dapat tercapai.

"Kami mengawali tahun 2020 dalam jalur menuju keuntungan. Kemudian coronavirus melanda kami dalam sebuah krisis kesehatan dan ekonomi. Orang tinggal di rumah sehingga bisnis pengantaran, peraih profit terbesar kami, anjlok 80%," terang Dara.

Dara menjanjikan seluruh karyawan yang kena PHK bakal mendapatkan pesangon yang layak. Selain itu, mereka akan terus didukung sampai mendapatkan pekerjaan baru.



Simak Video "Duterte: Kami Akan Bunuh Semua Orang yang Terinfeksi COVID"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)