Mayoritas Karyawan Google WFH Sampai Akhir 2020

Mayoritas Karyawan Google WFH Sampai Akhir 2020

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Senin, 11 Mei 2020 14:35 WIB
Logo Google
Kantor Google. Foto: Ari Saputra
Jakarta -

CEO Alphabet Sundar Pichai mengubah pernyataannya terkait sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) yang dijalani oleh para pegawai Google.

Sebelumnya Pichai menyebut kalau para pegawai Google bakal bekerja remote sampai 1 Juni mendatang. Namun menurut The Information, Pichai menyebut kalau mayoritas pegawainya itu bakal WFH sampai akhir 2020.

Menurutnya, hanya pegawai yang benar-benar perlu berada di kantor secara fisik yang dibolehkan bekerja mulai Juni atau Juli. Itu pun dengan bermacam kondisi untuk menjaga kesehatan pegawai lainnya dan sesuatu yang disebutnya sebagai 'pengalaman bekerja di kantor yang berbeda'.

Namun bagi kebanyakan pegawai Google, bekerja dari rumah alias WFH bakal menjadi sebuah hal normal yang harus mereka jalani sampai tahun 2020 berakhir. Google sendiri sudah menyarankan pegawainya untuk WFH karena pandemi Corona sejak awal Maret lalu.

Google bukan satu-satunya perusahaan teknologi yang meminta pegawainya untuk WFH sampai akhir 2020. Sebelumnya Facebook pun mengambil langkah serupa, yang membolehkan hampir semua pegawainya untuk WFH sampai akhir 2020.

Mereka pun tak berencana membuka beberapa kantornya sebelum 6 Juli. Langkah ini diambil Facebook setelah mempertimbangkan sejumlah informasi dari berbagai badan kesehatan seperti Centers for Disease Control (CDC) dan Johns Hopkins, termasuk panduan dari pemerintah AS.

Sepertinya, perusahaan yang melakukan hal serupa bakal terus bertambah, karena jika dua perusahaan teknologi terbesar melakukan hal itu, maka kemungkinan akan ada perusahaan lain yang mengikuti langkah tersebut.



Simak Video "Tips Google Supaya Kerja dari Rumah Selama Pandemi Bisa Efektif!"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)