20 Tahun Huawei, Ini yang Sudah Diberikan untuk Indonesia

20 Tahun Huawei, Ini yang Sudah Diberikan untuk Indonesia

Moch Prima Fauzi - detikInet
Kamis, 13 Feb 2020 21:17 WIB
Huawei
Foto: Huawei
Jakarta -

2020 merupakan tahun khusus bagi Huawei. 20 tahun yang lalu, Huawei mendirikan pusat R&D Eropa pertamanya di Swedia. Ini adalah langkah pertama dari banyak kolaborasi yang dibangun Huawei untuk pemerataan teknologi ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.

R&D Huawei di Benua Biru telah memberdayakan lebih dari 13.300 orang di dua kantor regional dan 23 site R&D.

Di Indonesia, sebagaimana keterangan Huawei, mereka telah membangun lebih dari 90.000 base transceiver station (BTS) yang melayani dan menghubungkan sekitar 80% populasi di Indonesia. Pembangunan konektivitas Huawei dilakukan dengan bekerja sama melalui sejumlah operator seluler seperti Telkomsel, Hutchison Tri Indonesia, XL Axiata, Indosat Ooredoo, serta Telkom Indonesia.

Terdapat lebih dari 400 operator lokal dan 115 channel. Keberadaan Huawei di Indonesia juga dikatakan mampu menyerap lebih dari 2.000 orang dengan langkah-langkah pengembangan seperti melatih lebih dari 15.000 pelaku ICT.

Di bidang pendidikan, ada lebih dari 5.000 pelajar yang menjalankan program berbagi pengetahuan, termasuk 100 di antaranya para mahasiswa dari 8 universitas populer di Indonesia.

Huawei pun aktif dalam mendorong perkembangan konektivitas dan teknologi dengan terlibat dalam proyek 'Tol Langit' Palapa Ring. Perusahaan ini pun berusaha membawa jaringan yang lebih cepat dengan melakukan serangkaian uji coba 5G. Huawei juga terlibat dalam program disaster management untuk menanggulangi bencana alam.

Kini Huawei bukan hanya dikenal sebagai produsen smartphone, namun perusahaan teknologi yang juga mengembangkan kecanggihan lainnya seperti IoT, 5G, smart city, ISP, dan lainnya.

(prf/fay)