Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Trio Microsoft Diharap Dongkrak Pasar Server

Trio Microsoft Diharap Dongkrak Pasar Server


- detikInet

Jakarta - Tiga produk baru Microsoft diharapkan bisa mendongkrak pertumbuhan pasar server bagi Microsoft, Intel, dan Hewlett-Packard. Pertumbuhan double-digit pun jadi idaman. Microsoft mengeluarkan tiga produknya sekaligus yaitu, Microsoft SQL Server 2005, Visual Studio 2005 dan BizTalk Server 2006. Presiden Direktur PT Microsoft Indonesia Tony Chen mengatakan, ketiga produk itu tadinya hanya diperuntukan bagi perusahaan berskala besar (enterprise). "Pada perusahaan enterprise, platform untuk mission critical belum terlalu sukses karena kita sebelumnya lebih terfokus ke market yang lebih kecil. Sekarang kita mau lebih fokus ke enterprise," kata Tony Chen di Hotel Shangrila Jakarta, Selasa (30/11/2005).Namun, dengan potensi besar yang ada pada sektor usaha kecil dan menengah (UKM) dan sektor layanan publik pada pemerintahan, tentunya Microsoft tak mau melepasnya begitu saja."Pemerintah sudah menyadari pentingnya TI sebagai suatu keharusan dan bukan hanya sebagai suatu pilihan. Usaha baik itu perlu kita sambut," kata Tony melihat peluang yang ada di sektor pemerintahan.Selain itu, Tony menganggap dari besaran 25 juta unit UKM yang ada di Indonesia, belum semuanya mengoptimalkan TI sebagai pendukung bisnis. Hal itu kemudian disepakati ketiga vendor itu sebagai target pasar yang potensial.Dongkrak Pasar Hingga Double Digit"Pada ketiga produk ini, kita belum bisa menargetkan pasar secara pasti. Tapi kami harap growth-nya tumbuh secara signifikan, double digit growth," ujar Tony mantap.Hal serupa diungkapkan Budi Wahyu Jati, Country Manager Intel Indonesia. "Growth-nya belum bisa diprediksi, tapi yang pasti opportunity-nya besar untuk server berbasis Intel," kata Budi yang menyetujui prediksi pertumbuhan bernilai dua kali lipat dari pasar server.Budi kemudian menuturkan data berdasar badan riset IDC hingga triwulan kedua 2005, pangsa pasar untuk server hanya sebesar 3-4 persen. Hal itu karena 90 persen pasar dikuasai oleh PC desktop dan 6-7 persen untuk notebook. Dengan besaran pasar server yang masih relatif kecil, Budi merasa pasar itu masih berpotensi untuk meningkat hingga double-digit dengan kontribusi besar dari sektor UKM. Business Critical Systems Director HP Indonesia Hendrico Soewardjono mengatakan peluncuran ketiga platform itu, memperkuat portofolio server HP. "Dengan server 64 bit kami yang 90 persen running menggunakan prosesor Intel Itanium dan dan menggunakan sistim Microsoft, tentu sangat memberi keleluasaan konsumen dengan portofolio yang lengkap," kata Hendrico. "Kami juga optimis dengan peningkatan double digit," tambahnya.Untuk pasar server Database Management System (DBMS), Tony mengklaim menguasai pangsa pasar sebesar 40 persen pasar dan 38 persen untuk Relational Database Management System (RDBMS). Selain Intel dan HP, pada peluncuran tiga produk baru Microsoft itu hadir pula mitra-mitra dari Microsoft yang lain seperti Computer Associates, APC, PT Mitra Integrasi Informatika (Metrodata), PT Sarana Solusindo Informatika, serta PT Puspa Intimedia Internusa.Selain itu, beberapa perusahaan seperti PT Charoen Pokphand Indonesia, PT Asuransi Astra Buana, PT Allianz Utama Indonesia, PT Bintang Toedjoe, PT Tunas Ridean Tbk, Rumah Sakit MH Thamrin, Sony Ericsson Service Center Cempakamas, dan PT Netway Utama, turut hadir setelah sebelumnya sempat mengujicoba produk-produk tersebut.Keterangan Foto (dari kiri), Budi Wahyu Jati, Country Manager Intel Indonesia; Bill Dunlap, Senior Product Manager Microsoft Corp; Tony Chen, President Director Microsoft Indonesia. (rouzni/)





Hide Ads