Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Telekomunikasi Sektor Paling Top 2005

Telekomunikasi Sektor Paling Top 2005


- detikInet

Jakarta - Di tengah lesunya kondisi perekonomian, sektor telekomunikasi tercatat sebagai investasi yang paling baik dan tertinggi pertumbuhannya. Sementara untuk manufaktur dan perbankan justru memble akibat kondisi makro ekonomi yang kurang kondusif.Hal tersebut disampaikan oleh pengamat ekonomi dari CIDES Umar Juoro usai menjadi pembicara dalam Seminar Prospek Ekonomi tahun 2006 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (22/11/2005).Menurut Umar, sektor telekomunikasi yang paling top adalah di bidang pengembangan infrastruktur wireless, karena pangsa pasarnya masih sangat luas di Indonesia.Lebih lanjut Umar juga menjelaskan, investasi asing saat ini masih menjadi kontribusi utama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Perbaikan ekonomi yang signifikan akan terjadi bila didorong, terutama oleh penanaman modal asing (PMA) karena penanaman modal dalam negeri (PMDN) masih mengalami hambatan, serta beratnya proses penyesuaian terhadap kondisi perekonomian saat ini."Untuk meningkatkan pertumbuhan, tidak ada alternatif lain, yaitu harus melalui investasi. Dan investasi itu harus datang dari PMA," ujar Umar.Melihat kondisi makro ekonomi Indonesia, peluang investasi yang paling baik di masa mendatang adalah di bidang sumber daya alam, seperti proyek migas, proyek perkebunan, serta proyek pertambangan.Untuk itu, Umar meminta agar pemerintah memberikan sejumlah kemudahan. Ia mencontohkan, rencana pemerintah untuk mengenakan pajak pada sektor pertambangan sebaiknya ditahan terlebih dahulu, agar investasi asing dapat masuk ke Indonesia setelah melihat insentif yang diberikan pemerintah.Untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2006, Umar memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berkisar 5,4-5,7 persen. Untuk inflasi berada pada level 9-10 persen, serta SBI sekitar 10-11 persen. (wicak/)







Hide Ads