Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Dua Raksasa Dukung Protokol 'Pembebas' VOIP

Dua Raksasa Dukung Protokol 'Pembebas' VOIP


- detikInet

Jakarta - Dua raksasa teknologi, Microsoft dan Cisco System, bersekutu di belakang sebuah protokol bernama Interactive Connectivity Establishment (ICE). Protokol itu bisa digunakan untuk 'membebaskan' Voice over Internet Protocol (VOIP) dari 'belenggu' NAT.Menurut pernyataan kedua raksasa teknologi itu, mereka akan bekerja sama untuk menambahkan metodologi ICE ke software Microsoft. ICE adalah sebuah protokol yang sedang diusulkan untuk menjadi standar. ICE memungkinkan proses tukar menukar lalu lintas telepon internet antara perangkat di dalam jaringan (yang dilengkapi Network Addres Translator/NAT) dan perangkat yang ada di luar jaringan. Tanpa ICE, panggilan VOIP tidak bisa bebas memasuki jaringan yang dilengkapi NATSebenarnya, NAT berfungsi untuk melindungi jaringan dari hal-hal yang tak diinginkan. Meski demikian, cara kerja NAT itu justru mengakibatkan blokir pada panggilan VOIP yang berasal dari luar jaringan. Menurut Wakil Presiden Office Real-Time Collaboration Group di Microsoft, Gurdeep Singh Pall, karena itu NAT menjelma jadi penghambat adopsi VOIP di kalangan bisnis."Microsoft dan Cisco kini tengah membujuk mitra mereka untuk memakai ICE agar perangkat VOIP mereka memiliki interoperabilitas pada jaringan yang dilindungi oleh NAT," papar Gurdeep seperti dilansir detikinet Senin (14/11/2005) dari Pcworld.Internet Engineering Task Force (IETF) pekan ini, minggu ketiga November 2005, sedang melakukan pertemuan di kota Vancouver, Kanada. Salah satu agenda lembaga pengawas standar internet itu adalah menjadikan protokol ICE sebagai sebuah standar. (wicak/)




Hide Ads