Kamis, 17 Okt 2019 18:09 WIB

Ilham Habibie: Pesawat R80 Terbang Perdana 2024

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Pesawat R80 (Pradita Utama/detikcom) Pesawat R80 (Pradita Utama/detikcom)
FOKUS BERITA Warisan Eyang Habibie
Jakarta - Pesawat jarak menengah R80 adalah impian Presiden BJ Habibie untuk Indonesia. Pesawat ini ditargetkan terbang perdana pada 2024.

"Kita Insya Allah akan melihat penerbangan perdananya pada 2024," kata Ilham Habibie, putra Presiden BJ Habibie di kantornya, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Pesawat R80 dibuat oleh PT Regio Aviasi Industri yang didirikan Presiden BJ Habibie dan Ilham Akbar Habibie. Menurut Ilham, R80 adalah kelanjutan dari mimpi pesawat N250 yang terbang perdana 10 Agustus 1995. Namun, konsep pesawatnya disesuaikan dengan kemajuan zaman kekinian terkait teknologi dan sisi bisnis aviasinya.


"Sebenarnya itu adalah keberlanjutan N250 yang disesuaikan dengan zaman. Tapi bapak nggak give up karena bapak berkeyakinan pesawat ini perlu untuk negara dan bangsa," kata Ilham.

Ada banyak alasan bagi keluarga Habibie untuk menciptakan pesawat ini. Kondisi geografi Indonesia yang tersebar, jumlah penduduk yang banyak dan kemampuan ekonomi untuk membeli tiket pesawat. Strategi bisnisnya juga memperhitungkan kompetitor.
Ilham Habibie: Pesawat R80 Terbang Perdana 2024Foto: Ilham Akbar Habibie (detikcom)
"Kita nggak akan bikin seperti Boeing dan Airbus, tapi di bawah itu yang secara marketing dan peluang bisnisnya besar," kata dia.

Tantangan untuk mewujudkan R80 adalah soal pembiayaan. Ilham mengakui penundaan terbang ke tahun 2024 adalah karena masalah pembiayaan.

"Insya Allah kita lagi dalam penggalangan dana, kita kontinyu melakukan itu. Saat ini belum ada campur tangan pemerintah, murni swasta. Mayoritas keluarga tapi juga ada investor dari luar," ujarnya.



Saat ditanya apakah rencana terbang tahun 2024 dibarengkan dengan pemindahan ibukota baru, Ilham tertawa. Menurutnya kebetulan saja tahunnya bareng.

"Saya tidak tahu ya kapan ibukota dipindahkan hahaha. Jadi bukan karena itu," kata dia. (fay/fyk)
FOKUS BERITA Warisan Eyang Habibie