Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Ingin Dapat Gaji Besar?
Jadilah Sarjana Ilmu Game
Ingin Dapat Gaji Besar?

Jadilah Sarjana Ilmu Game


- detikInet

Jakarta - Ayo serius belajar, jangan main game melulu! Ah, seruan itu sudah basi. Justru kini yang namanya (bermain) game, perlu dipelajari dengan sangat serius. Bahkan, di Universitas Southern California (USC) sudah ada program S1 dan S2 (master) khusus di bidang disain video game. "Game adalah industri yang bernilai US$ 31 miliar per tahunnya," ujar Dr Tim Langdell, profesor pada USC yang membawahi program sarjana ilmu game tersebut. "Game adalah satu-satunya industri besar yang tidak memiliki program pendidikan khusus untuk mendukungnya," tambahnya.Program sarjana ilmu game pada USC tersebut mengkombinasikan antara ilmu pemograman komputer dan pembuatan film. USC meyakini bahwa langkahnya tersebut sudah tepat, mengingat bahwa anak dan remaja memiliki dua peran yang signifikan bagi industri game. Pertama, sebagai konsumen, dan kedepannya akan berkiprah sebagai pengembang dan pekerja pada industri game tersebut.Yang jelas, para sarjana ilmu game tersebut saat ini tak bakal jadi pengangguran. Bahkan, menurut USC, gaji yang diterima oleh para 'fresh graduate'-nya sangat menggiurkan. Menurut Peter Navin, Direktur HRD pada produsen game ternama Electronic Arts, kini mulai berkembang kosakata baru. "Mereka, para pecinta yang sekaligus pengembang game, menyebut pekerjaan mereka sebagai 'jobbies," ujar Navin. 'Jobbies', sebuah perkawinan antara pekerjaan (job) dan hobi (hobbies).Adapun menurut Michael Lustenberger, Direktur Marketing Sony Online Entertaintment, program sarjana ilmu game tersebut akan melahirkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan cukup tinggi karena didukung oleh kurikulum dan edukasi yang terarah. "Sehingga para lulusannya tinggal menyesuaikan diri dalam kerja tim dan langsung memberikan kontribusinya," ujad Lustenberger, seperti ditulis oleh FoxNews dan dikutip detikinet, Minggu (6/11/2005). (donnybu/)







Hide Ads