Jumat, 04 Okt 2019 18:11 WIB

Disuntik Investor Korea, Bagaimana Kepemilikan Bukalapak?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Ilustrasi aplikasi Bukalapak. Foto: detikINET/adi fida rahman Ilustrasi aplikasi Bukalapak. Foto: detikINET/adi fida rahman
Jakarta - Bukalapak baru saja mengumumkan bahwa perusahaan asal Korea Selatan Shinhan GIB turut tergabung dalam putaran pendanaan Seri F di perusahaannya. Bagaimana soal kepemilikan startup unicorn tersebut.

Mengenai hal tersebut, Head of Corporate Communications Bukalapak Intan Wibisono mengatakan, sampai saat ini Emtek masih memegang kepemilikan mayoritas perusahaannya.


"Hingga saat ini Emtek masih memegang kepemilikan saham yang signifikan dan juga berpartisipasi pada Seri F ini," kata Intan saat dihubungi detikINET, Jumat (4/10/2019).

Terkait berapa jumlah persentase Emtek menguasai Bukalapak, Intan enggan untuk membeberkan infonya.

Melihat info di keterbukaan Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 27 Mei 2019, PT Kreatif Media Karya (KMK) yang dimiliki 99,9% oleh PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek). KMK tercatat memiliki 35,17% dari total saham Bukalapak.



Diketahui, Shinhan GIB berpartisipasi dalam pendanaan Seri F bersama dengan investor yang telah ada saat ini, seperti institusi global dan Emtek, konglomerat media di Indonesia.

"Seri pendanaan ini membawa valuasi Bukalapak melampaui USD 2,5 miliar atau lebih dari Rp 35 Triliun," ungkap Intan.

Sebagai informasi, Shinhan GIB merupakan unit perbankan investasi terintegrasi dari Shinhan Financial Group (SFG) dari Korea Selatan. SFG adalah grup finansial nomor wahid di negeri Gingseng dengan total aset USD 413 miliar, USD 19 miliar Market Cap, dan A1 Credit Rating dari Moody's.

Disuntik Investor Korea, Bagaimana Kepemilikan Bukalapak?


Simak Video "Menkominfo Sebut Startup Pendidikan Sebagai Calon Kuat ''The Next Unicorn''"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fyk)