Senin, 12 Agu 2019 07:52 WIB

Mata Uang Virtual China Segera Bisa Dipakai

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: Jack Taylor/Getty Images Foto: Jack Taylor/Getty Images
Jakarta - Meski sebagian besar warga China belum banyak yang familiar dengan penggunaan cryptocurrency atau mata uang virtual, Negeri Tirai Bambu ini bersiap memperkenalkan bentuk mata uang virtual mereka sendiri.

Bank of China menyebutkan, mata uang digital mereka siap dipakai dalam waktu dekat. Butuh lima tahun bagi China untuk mengembangkan mata uang ini.


Dikatakan Deputy Chief Payment Bank of China Mu Changchun, mata uang virtual ini tidak akan meniru cryptocurrency pada umumnya, melainkan menggunakan struktur yang lebih kompleks.

Dikutip dari Engadget, Senin (12/8/2019), mata uang ini nantinya akan bergantung pada perpecahan dua tingkat, dengan Bank of China berada di tingkatan teratas dan bank komersial lainnya berada di bawah. Ini dilakukan untuk membantu menangani besarnya populasi dan potensi ekonomi China.

"Mata uang ini juga tidak akan sepenuhnya bergantung pada blockchain yang membentuk tulang punggung cryptocurrency. Ini tidak bisa memberikan hasil yang dibutuhkan untuk ritel," kata Changchun.


Namun tidak disebutkan kapan mata uang ini siap digunakan. Yang menarik, China memang punya motivasi tersendiri untuk meluncurkan format moneter ini lebih cepat. Negara ini berpendapat cryptocurrency menciptakan kekacauan, dengan spekulan menjual mata uang reguler dan membeli jenis virtual. Karenanya, pendekatan baru yang akan diterapkan China diharapkan dapat menciptakan stabilitas mata uang virtual.

Tidak pula mengejutkan jika pemerintah China menginginkan sistem mata uang digitalnya dapat dikendalikan. Para pembuat kebijakan China menghabiskan waktu bertahun-tahun dalam upaya meningkatkan kemandirian China dari ketergantungan terhadap teknologi asing.

Simak Video "Bersaing dengan ROG Phone, Bagaimana Strategi Black Shark Rebut Hati Gamer?"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/afr)