Selasa, 18 Jun 2019 09:14 WIB

Amazon Kabarnya Mau Tutup Spark, karena Sulit Saingi Instagram?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: REUTERS/Brendan McDermid Foto: REUTERS/Brendan McDermid
Jakarta - Amazon tidak hanya menjalankan bisnis e-commerce melainkan juga punya layanan jejaring sosial. Namun, layanan tersebut tampaknya berumur pendek karena dilaporkan mau ditutup Amazon.

Layanan media sosial yang dimaksud adalah Amazon Spark yang diluncurkan perusahaan sejak 2017. Sejak dua tahun silam, Spark digadang-gadang akan jadi pesaing Instagram.




Spark disediakan oleh Amazon yang difokuskan pada layanan belanja dan secara khusus untuk anggota Prime. Para member ini bisa memposting foto produk favorit mereka seperti halnya di Instagram yang terdapat ada opsi pembelian.

Saat ini, Spark dikutip dari Engadget, Senin (17/6/2019), menghilang dari internet. Adapun bila mencarinya Amazon akan mengarahkan ke halaman #FoundItOnAmazon.

Spekulasi muncul kalau Spark ditutup lantaran ditinggal investornya, di mana VP of Consumer Engagement Amazon, Chee Chew meninggalkan perusahaan. Chew sendiri banyak berinvestasi di jejaring sosial ini.




Amazon sendiri sudah memberikan pernyataan seputar dugaan penutupan Spark. Perusahaan besutan Jeff Bezos itu mengatakan tengah mengembangkan layanan anyar untuk para pelanggan Prime.

"Kami selalu bereksperimen dengan pengalaman baru yang menyenangkan untuk pelanggan. Kami saat ini sedang menguji #FoundItOnAmazon, pengalaman baru untuk menginspirasi pembeli yang mencari gaya busana dan dekorasi rumah. #FoundItOnAmazon didasarkan pada wawasan dari eksperismen sebelumnya. Saat ini, tersedia untuk sebagian dari pelanggan kami," tuturnya.


(agt/krs)