Rabu, 29 Mei 2019 22:01 WIB

Grab Resmikan GrabAcademy, Sekolahnya Mitra Driver

Akfa Nasrulhaq - detikInet
Foto: Akfa Nasrulhaq/Detikcom Foto: Akfa Nasrulhaq/Detikcom
Jakarta - Perusahaan ride hailing Grab terus berupaya meningkatkan layanan, salah satunya dengan membina para mitra driver untuk berkendara dengan baik.

Oleh karena itu, pertama kalinya, Grab melalui program pelatihan, yaitu GrabAcademy meresmikan Grab Excellent Center (GEC). Bangunan seluas 1.290 m2 ini berlokasi di Cilandak, Jakarta Selatan. Dalam peresmian juga dihadiri oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Dalam sambutannya, Budi mengatakan suatu layanan terbaik dari tidak mungkin datang tiba-tiba, harus dimulai dari menyiapkan sumber daya yang unggul untuk menciptakan itu.

"Bekal pngetahuan, atau di sini service excellent itu sangat penting. Orang-orang yang memberikan layanan kepada masyarakat itu harus yang unggul, selain layanan dengan hati, juga harus pandai," ujar Budi di sela-sela acara di Jakarta, Rabu (29/5/2019).


Oleh karenanya dengan adanya fasilitas training center ini merupakan investasi Grab untuk menyiapkan sumber daya manusia yang terbaik. GEC juga diharapkan dapat menjadi rumah kedua bagi mitra GrabCar yang fungsinya sebagai tempat untuk mempelajari ketrampilan baru, hingga berkonsultasi dengan perwakilan Grab tentang penghasilan dan kesejahteraan.

Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan peresmian GEC di Jakarta ini merupakan yang pertama kalinya di Indonesia. Jakarta sebagai kota pertama dipilih karena kebutuhannya yang tinggi.

"Ini memang yang pertama kali di Indonesia, rencananya juga kita akan kembangkan di kota lain, " ujar Ridzki.

Video: Menengok Markas Barunya Mitra Pengemudi Grab di Cilandak

[Gambas:Video 20detik]



Ridzki menjelaskan, dalam pusat pelatihan ini setidaknya fokusnya ada 3 hal. Pertama soal keamanan. Hal itu sangat pnting sekali, karena transportasi tentu yang utama adalah keselamatan.

"Belakangan juga kita belajar ke Komnas HAM mengenai keamanan perempuan. Bukan hanya bagi penumpagnya tapi mitra itu sendiri. Kedua service excellence. Di dalam kelas akan dibina lebih baik lagi. Dan sebagian dari kelas ini bahkan akan dilatih oleh rekannya sendiri, yang lebih jago. Menjadi seperti bagaimana mendapatkan bintang lima tanpa minta, itu ada seninya," ujarnya.


GEC memiliki tujuh kelas pelatihan, 1 ruang serbaguna, klinik, zona e-learning hingga simulasi berkendara menggunakan mobil dan teknologi virtual.

Head of Driver Community Management, Bobby Silalahi mengatakan satu kelas dalam GEC akan diisi oleh tak lebih dari 30 orang. Kelas akan dibuka pada hari Senin hingga Jumat, dan tersedia untuk beberapa pilihan waktunya.

"Kapasitas di kelas, kita menargetkan 25-30 orang. Kita adakan kelas Senin-Jumat. Kenapa tidak weekend, karena biasanya saat itu untuk mencari pendapatan yang lebih banyak. Jadi driver bebas memilih dan menentukan sendiri akan ikut di jam dan kelas yang mana," ujarnya.

Targetnya, hingga akhir tahun 2019, GEC bisa menampung 10 ribu mitra pengemudi yang ingin belajar. (idr/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed