Jumat, 26 Apr 2019 11:09 WIB

Menelusuri Penyebab Smartphone LG Terpuruk

Fino Yurio Kristo - detikInet
Smartphone LG. Foto: Rengga Sancaya Smartphone LG. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Smartphone LG pernah menuai minat lumayan dari konsumen, tapi belakangan kurang bersinar. Apa kira-kira penyebab vendor asal Korea Selatan ini terpuruk?

Menurut pengamat, salah satunya adalah mengandalkan fitur gimmick yang ternyata kurang menarik bagi konsumen. Sebut saja LG G8 dapat mengenali pembuluh darah penggunanya. Atau LG G5 dahulu dapat dibongkar pasang.

"Saya pikir tekanan untuk diferensiasi memicu LG untuk memberikan fitur yang berbeda ketimbang sungguh menyediakan value bagi user," sebut Carolina Milanesi dari Creative Strategies yang dikutip detikINET dari Tom's Guide.




Di saat yang sama, rivalnya punya strategi lebih jelas. Apple fokus pada ekosistemnya yang berkualitas. Samsung menghadirkan hardware unik seperti kamera punch hole ataupun ponsel layar lipat.

Fitur-fitur ponsel LG memang terdengar mengagumkan, tapi penggunaannya sehari-hari ternyata tidak demikian. Apalagi konsumen masa kini tidak lagi terlalu terpukau dengan fitur gimmick. "Strategi gimmick semacam ini ada pada era berbeda," kata Tuong Nguyen, analis dari Gartner.

"Kalian harus menunjukkan yang terbaik atau menciptakan ekosistem yang bernilai bagi konsumen seperti Apple. Apa yang ditawarkan LG dulu memang bagus tapi mungkin tidak lagi kompetitif sekarang," papar dia.




Faktor lainnya adalah harga ponsel LG terbilang mahal, kadang menyaingi ponsel flagship Samsung. LG G8 misalnya, banderolnya tembus USD 820 pada saat peluncuran.

Padahal saat ini, banyak smartphone flagship dijual terjangkau, terutama dari merek China. "Rekomendasi saya adalah LG menjualnya sebagai flagship terjangkau dan berkompetisi dengan OnePlus," saran Avi Greengart dari Techsponential.

Terlebih dari sisi brand, LG bisa dibilang belum masuk di kategori Samsung, apalagi Apple. Walau di pasar tertentu seperti Amerika Serikat di mana LG cukup dikenal dan vendor China belum ada, mereka masih bisa bersaing.

Faktor lain yang menurunkan popularitas ponsel LG adalah lambatnya update. Ponsel yang rilis tahun 2018 semacam LG G7 ThinQ, V30S ThinQ dan V40ThinQ kabarnya sampai saat ini masih menjalankan Android Oreo.




(fyk/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed