Kamis, 25 Apr 2019 09:42 WIB

Snapchat Tunjukkan Semangat Bertahan Hidup

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Aplikasi Snapchat. Foto: internet Aplikasi Snapchat. Foto: internet
Jakarta - Akhir tahun lalu, Snapchat sempat dilaporkan ibarat sedang menapaki jalan menuju kebangkrutan. Hal tersebut lantaran firma analisis MoffetNathanson memprediksi platform tersebut bakal kehabisan uang sebelum target balik modal mereka tercapai pada 2020 atau 2021.

Kini, awan gelap itu sepertinya mulai tersibak. Baru-baru ini, untuk pertama kalinya dalam setahun terakhir, Snapchat berhasil mencatatkan pertumbuhan jumlah pengguna.

Pada Kuartal I 2019, pengguna aktif harian mereka bertambah 4 juta orang. Total, mereka sudah memiliki 190 juta user.



"Dalam kuartal pertama kami menunjukkan hasil yang meyakinkan pada bisnis kami dengan pertumbuhan pada pengguna aktif harian dan pendapatan," ujar Evan Spiegel, CEO Snapchat, sebagaimana detikINET kutip dari The Guardian, Kamis (25/4/2019).

Catatan positif yang berhasil diperoleh media sosial tersebut tak lepas dari pembaruan pada aplikasi mereka untuk perangkat berbasis Android. Sebagaimana diketahui, Snapchat memang kerap dikritik karena aplikasinya tampil lebih bagus di perangkat iOS ketimbang sistem operasi besutan Google.

Beberapa komplain yang paling sering dilontarkan adalah gambar yang blur dan buruknya kualitas video. Selain memperbaiki masalah tersebut, Snapchat juga menambah sejumlah fitue seperti game baru dan peningkatan pada bagian Discover.

Lebih lanjut, seperti kata Spiegel di atas, Snap Inc selaku induk dari Snapchat juga membukukan pertumbuhan pendapatan. Pada Kuartal I 2019, pemasukan mereka menyentuh USD 320 juta, atau tumbuh 39% dari periode yang sama tahun lalu sebesar USD 230 juta.



Selain itu, sahamnya pun juga meningkat 4% ke level USD 11,99 pada penutupan pasar saham terkini. Mereka pun masih mempertahankan tren positif dalam pergerakan saham mereka sejak awal tahun ini yang cenderung meningkat terus.

Menarik untuk ditunggu bagaimana kiprah Snapchat ke depan. Mungkin, jika suatu saat Instagram down lagi, media sosial ini bisa jadi alternatif bagi kamu yang ingin main-main stories, mengingat memang mereka yang memperkenalkan fitur tersebut. (mon/fyk)