Selasa, 23 Apr 2019 17:41 WIB

Tanda Solidaritas, Karyawan Microsoft Kritik Sistem Kerja 996

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: Getty Images Foto: Getty Images
Jakarta - Karyawan Microsoft baru saja menulis surat tanda solidaritas dengan karyawan perusahaan teknologi di China, yang diwajibkan bekerja dengan sistem 996. Surat ini diterbitkan di platform pengembangan software Github dan ditandatangani oleh 30 karyawan.

Dalam sistem kerja 996, karyawan di China harus bekerja dari pukul 9 pagi hingga 9 malam selama 6 hari. Sistem itu didukung oleh beberapa tokoh ternama industri teknologi China di antaranya pendiri Alibaba, Jack Ma.

Dalam suratnya, karyawan Microsoft menyerukan perusahaan teknologi China untuk menuruti undang-undang tenaga kerja yang membatasi jam kerja karyawan sebanyak 40 jam dalam seminggu, dengan jam lembur maksimal 36 jam dalam sebulan.




"Isu yang sama seperti ini menyebar di seluruh pekerjaan penuh waktu dan paruh waktu di Microsoft dan juga di industri secara keseluruhan," tulis karyawan Microsoft dalam surat mereka, seperti dikutip detikINET dari The Guardian, Selasa (23/4/2019).

Gerakan itu kali pertama merebak setelah munculnya repository 996.ICU di Github, platform yang dimiliki oleh Microsoft. Repository ini menjadi tempat beberapa karyawan sektor teknologi di China untuk menyampaikan keluh kesah soal sistem kerja.

Dalam repository ini, karyawan China juga menuliskan daftar berisikan sejumlah perusahaan teknologi yang menerapkan sistem ini. Browser buatan perusahaan-perusahaan tersebut sudah menutup akses terhadap materi ini. Karena popularitas repository ini meningkat dan diikuti dengan kesadaran publik yang semakin tinggi terhadap gerakan protes tersebut, karyawan Microsoft sudah meminta agar Microsoft dan Github tidak menyensor atau menghapus repository itu.




"Kami mendorong Microsoft dan Github untuk membuat repository 996.ICU tanpa sensor dan tersedia untuk semua orang," tulis surat tersebut.

"Untuk karyawan teknologi lainnya dan pendukung industri, kami mendesak kalian untuk bergabung dengan kami dalam dukungan kami terhadap gerakan 996.ICU," pungkasnya.



(vim/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed