Sabtu, 16 Feb 2019 18:35 WIB

Go-Jek Cari Suntikan Modal Rp 28 Triliun

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Go-Jek dilaporkan incar suntikan modal USD 2 miliar dalam babak pendanaan terkini. Foto: Tim Infografis, Mindra Purnomo Go-Jek dilaporkan incar suntikan modal USD 2 miliar dalam babak pendanaan terkini. Foto: Tim Infografis, Mindra Purnomo
Jakarta - Belum lama ini, Go-Jek mengumumkan pihaknya telah merampungkan fase pertama dari putaran pendanaan seri F. Google, JD, Tencent, Mitsubishi Corporation dan Provident Capital menjadi para penyuntik dana ke perusahaan ride sharing ini.

Dari situ, mereka disebut mendapat suntikan modal sebesar USD 1 miliar. Kini, penyedia jasa ride hailing itu dilaporkan menyasar pendanaan sebesar USD 2 miliar lagi, atau sekitar Rp 28 triliun, sebagaimana detikiNET kutip dari e27, Sabtu (16/2/2019).


Dengan potensi USD 3 miliar yang masuk ke kocek mereka, belum ada keputusan final mengenai total target di babak pendanaan ini. Angka yang dilaporkan itu disebut merupakan target internal untuk saat ini.

Untuk mendorong pendanaan tersebut, Go-Jek tengah merayu sejumlah bank investasi. Ia melakukannya agar mereka dapat menjadi penasihatnya dalam putaran ini.


Sekadar info, USD 3 miliar itu setara dengan uang yang dikumpulkan Grab, sesama penyedia jasa ride-hailing, sepanjang 2018. Mereka mengumumkannya pada akhir tahun lalu.

Menarik untuk ditunggu seperti apa persaingan keduanya di Asia Tenggara nanti. Saat ini, di luar Indonesia, Grab masih mendominasi, namun Go-Jek juga sudah melakukan ekspansi ke Vietnam, Thailand, Singapura, serta terus berusaha untuk ke Filipina. (mon/mon)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed