Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Pegawai Lari Ke Google, Microsoft Marah

Pegawai Lari Ke Google, Microsoft Marah


- detikInet

Jakarta - Seteru antara Google dan Microsoft makin panas. CEO Microsoft Steve Ballmer sampai berseru akan 'membunuh Google', sebagai ungkapan kemarahannya ketika salah seorang pegawainya pamit untuk bekerja di Google.Hal itu diungkap Mark Lucovsky, mantan karyawan Microsoft yang pindah ke Google pada tahun 2004. BBCNews.com yang dikutip detikinet Selasa (6/9/2005) melansir hal tersebut, seperti tertuang dalam dokumen yang diajukan Lucovsky ke pengadilan Amerika Serikat. Di lain pihak, Ballmer menampik tuduhan tersebut, dengan mengatakan telah terjadi kesalahpahaman.Microsoft dan Google memang sudah lama bersitegang. Tak hanya bersaing ketat dalam bentuk produk dan layanan, hubungan keduanya makin panas karena masalah-masalah bisnis lainnya.Dalam pernyataannya kepada pengadilan, Lucovsky -- arsitek kunci dalam pengembangan Windows -- menyatakan Ballmer sempat melempar kursi, ketika dia mengutarakan niatnya pindah ke Google. Meski begitu, Ballmer menampik tuduhan tersebut. "Keputusan Mark untuk pergi sangat mengecewakan dan saya memaksanya untuk berubah pikiran. Tetapi diskripsinya tentang pertemuan tersebut tidak akurat," ujarnya.Kasus lain yang juga memacu perseteruan Google-Microsoft adalah keputusan wakil presiden Microsoft Dr Kai-Fu Lee, menerima pinangan Google untuk mengepalai pusat penelitian di Cina.Microsoft lalu menuntut Lee dan Google atas tuduhan pelanggaran kontrak kerja, yang melarang Lee untuk bekerja di perusahaan rival. Saat pindah ke Google, Lee masih terikat satu tahun dalam kontrak tersebut.Google tidak tinggal diam dengan mengatakan, aksi Microsoft itu merupakan bentuk intimidasi yang ditujukan untuk menekan lawan-lawannya. (ketepi/)





Hide Ads