Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Microsoft Targetkan 85 ISV Garap 3 Industri

Microsoft Targetkan 85 ISV Garap 3 Industri


- detikInet

Bandung - Microsoft menyelenggarakan program Bina ISV, yang merupakan program pengembangan industri software di Indonesia. Program ini diharapkan mampu menjembatani pengembang software lokal dengan industri. Tony Chen, Presiden Direktur PT. Microsoft Indonesia mengatakan, fokus pembinaan ISV ini diarahkan agar ISV tersebut dapat mengembangkan software-software untuk industri manufaktur, migas dan pemerintahan. Microsoft tak sendiri dalam menyukseskan progarm ini. Perusahaan menggandeng PT Astra Internasional Tbk. dari sektor industi. Tak ketinggalan, Microsoft juga bekerja sama dengan Departemen Kominfo dan Kementerian Ristek dari sektor pemerintahan. Sementara dari sektor pendidikan, Microsoft menggandeng ITB dan ITS, tak ketinggalan Aspiluki (Asosiasi Piranti Lunak Indonesia) dari pengembang software."Komunitas ISV terdiri dari dua jenis yaitu ISV yang sudah terdaftar dengan Aspiluki dan komunitas lepas yang belum terdaftar," papar Tony Chen, di acara peresmian Program Bina ISV, di Aula Barat ITB Bandung, Selasa (30/8/2005).Menurut Tony, program Bina ISV penting artinya untuk menumbuhkan industri software dalam negeri. Mengutip data IDC, Tony mengungkap bahwa saat ini, 80 sampai 85 persen belanja TI perusahaan lokal, lari ke luar negeri untuk membeli software impor.Menurutnya ada dua hal kenapa Indonesia lebih banyak impor daripada memproduksi sendiri. "Pertama perusahaan itu mau cari aman. Mereka memilih perusahaan yang sudah punya nama meski biayanya lebih mahal," kata Tony. "Kedua, perusahaan lokal kita agak sungkan mengembangkan software karena tingkat pembajakan tinggi," imbuhnya.Melalui Bina ISV, Microsoft juga menyediakan katalisator penyerapan tenaga kerja siap pakai dalam program "Student .Net (baca dotnet-red) Job Fear". Di program tersebut, akan dihadirkan puluhan ISV lokal sehingga memberi kesempatan bagi mereka untuk mencari talenta baru. Dalam program ini, PT Astra menjadi parent company yang bertindak sebagai orang tua asuh untuk ISV-ISV yang dibina Microsoft. Astra menawarkan agar aplikasi internalnya dikembangkan oleh ISV lokal. ISV lokal ini diharapkan mampu menyerap ribuan tenaga kerja potensial dari berbagai universitas yang bekerja sama dengan Microsoft. Selama tahun 2005-2006, Microsoft menargetkan dapat menghasilkan 1.000 pengembang baru yg memiliki talenta dari 15 universitas yang akan disalurkan ke ISV lokal. (ketepi/)







Hide Ads
LIVE