Selasa, 27 Nov 2018 21:47 WIB

Grab Sudah Beroperasi di 139 Kota di Indonesia

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Grab sudah beroperasi di 139 kota di Indonesia (Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET) Grab sudah beroperasi di 139 kota di Indonesia (Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET)
Jakarta - Kota-kota yang disambangi Grab di Indonesia semakin banyak. Saat ini Grab sudah hadir di nyaris 140 kota di Indonesia.

Grab kembali memperluas daerah jangkauannya di Indonesia. Hanya dalam kurun waktu sekitar 1,5 tahun, mereka sudah melakukan ekspansi ke lebih dari 100 kota dari Sabang sampai Merauke.

Pada Januari 2017, perusahaan besutan Anthony Tan itu hanya tersedia di 12 kota. Kini, Grab sudah mengaspal di 139 kota per November 2018.

Yang terbaru, beberapa pekan lalu, pihak Grab mengumumkan telah mengaspal di Pagaralam dan Lahat. Keduanya berada di Sumatera Selatan.

"Dalam melakukan ekspansi ke kota-kota lain, itu bukan cuma soal aplikasinya bisa bekerja di sana," ucap Executive Director Grab Indonesia Ongki Kurniawan saat dijumpai di Jakarta, Selasa (27/11/2018).

Bagi Ongki, ekspansi ke kota baru di Indonesia berarti hadir secara fisik di sana. Salah satu keharusannya adalah wajib punya driver di daerah setempat untuk mengambil pesanan.

"Kami beruntung bisa melakukan akuisisi terhadap startup lokal bernama kudo pada tahun lalu yang membantu kami memungkinkan kami untuk melakukan ekspansi dan memberikan rasa aman terhadap ketersediaan mitra pengemudi di sana," tuturnya.

Selain itu, Grab juga disebut masih menjadi penyedia layanan ride-hailing dengan market share terbesar di Tanah Air. Mereka menguasai 65% pangsa pasar di sini.

Untuk di Asia Tenggara, Grab sudah tersedia di delapan negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Kamboja, Thailand, Vietnam, dan Myanmar. Total, mereka beroperasi di 237 kota di seluruh Asia Tenggara.


(mon/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed