Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Linksys-Cisco System Dukung Bundel UKM Acer

Linksys-Cisco System Dukung Bundel UKM Acer


- detikInet

Jakarta - Linksys, penyedia solusi jaringan nirkabel, VoIP, ethernet small office home office (SOHO) dan usaha kecil menengah (UKM), berpartisipasi dalam program bundling product Acer guna memberdayakan 40 juta lebih UKM di Indonesia.Linksys yang merupakan anak perusahaan Cisco System Inc. digaet Acer bersama-sama dengan Microsoft dan Computer Associates, untuk sebuah kerjasama strategis guna menyediakan solusi teknologi informasi (TI) bagi kalangan UKM.Solusi TI yang dimotori Acer sebagai pencetus ide ini berupa program paket bernama empowering business. Tujuan utama program ini adalah membantu melayani kebutuhan bisnis UKM (dalam hal TI) yang beragam agar kinerja bisnis mereka dapat meningkat serta mampu bersaing secara global.Dalam kerjasama ini, Linksys mengedepankan produk Linksys Gigabit Switch SD2005. Dengan adanya Linksys SD2005 10/100/1000 5 port, bisnis skala UKM dapat menikmati jaringan berkecepatan tinggi yang nantinya akan mampu meningkatkan daya saing secara global lewat peningkatan produktivitas dan efisiensi kerja."Keterlibatan Linksys sebagai anak perusahaan Cisco, adalah agar kami tidak hanya dilihat oleh kalangan enterprise saja. Kami juga punya solusi untuk bisnis kecil menengah atau UKM seperti switch Linksys yang tergabung dalam produk bundling program empowering business ini," papar Pudja U. Kartiman, Director SME Cisco System Indonesia seperti dikutip detikinet Selasa (23/8/2005).Lebih lanjut Pudja mengaku optimis program ini akan meningkatkan produktivitas serta efisiensi kerja di kalangan usaha kecil menengah Indonesia.Sebagai informasi, program bundling product tersebut menargetkan UKM dengan penggunaan komputer kurang dari 50 unit. Juga bagi UKM yang belum memiliki jaringan komputer serta yang jaringannya belum digunakan secara maksimal.Sedangkan untuk target pemasaran, pihak Acer tidak dapat memberikan jawaban pasti. "Kami rasa akan menunggu dulu respon pasar akan produk ini. Karena program ini masih terbilang baru. Setelah itu kami bisa menentukkan seberapa besar pangsa pasarnya," tandas Jason Lim, Presiden Direktur PT Acer Indonesia. (ien/)





Hide Ads