Bundel Acer Incar UKM
- detikInet
Jakarta -
Sadar akan potensi perekonomian Indonesia yang kuat di sektor usaha kecil menengah (UKM), Acer, produsen personal computer (PC) bekerjasama dengan berbagai pihak menghadirkan bundling product relatif murah bagi sektor terkait.Solusi teknologi informasi yang dihadirkan Acer dalam kerjasamanya dengan Microsoft, Linksys (bagian dari Cisco System Inc.), dan Computer Associates (CA) adalah program empowering business. Program yang dikhususkan untuk kalangan usaha kecil menengah (UKM) ini adalah berupa bundling produk mulai dari perangkat keras hingga lunak. Bundling produk tersebut adalah 1 unit server, 2 unit komputer beserta monitor. Sedangkan sistim operasi yang digunakan adalah Microsoft Windows XP Professional dilengkapi dengan antivirus keluaran CA. Termasuk juga Veriton e-manager dan Small Business Server 2003. Selain itu ada juga perangkat peripheral atau pendukung lain seperti uninterruptible power supply APC BR1000i dan 5 port 10/100/1000 Gigabit switch Linksys."UKM punya potensi besar untuk berkembang. Namun, banyak UKM belum tahu fungsi dan penggunaan teknologi yang tepat bagi kebutuhan usaha mereka. Program empowering business kami sedianya dapat membantu meningkatkan kinerja bisnis mereka untuk menghadapi persaingan global," papar Jason Lim, President Director PT Acer Indonesia seperti dikutip detikinet Selasa (23/8/2005).Program ini ditawarkan Acer hingga 31 Oktober 2005 mendatang. Dan untuk masalah pembiayaan, Acer juga menggaet Prima Finance, sebuah perusahaan pembiayaan khusus produk elektronik. Lewat perusahaan ini, pemilik UKM dapat mencicil kepemilikan solusi empowering business yang ditawarkan Acer."Melalui program cicilan ringan ini, UKM akan semakin mudah untuk memiliki teknologi berupa server berikut perangkat lunaknya. Dengan begitu, diharapkan mereka akan semakin mampu mengatasi persaingan hingga dapat berkembang menjadi perusahaan yang lebih besar di masa datang," ujar Suhendra Lie, General Manager Prima Finance.Sementara itu, Microsoft lewat Tony Chen sebagai President Director menambahkan, bahwa saat ini ada lebih dari 40 juta UKM di Indonesia. Dan ini merupakan kekuatan ekonomi yang besar untuk menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan perekonomian Indonesia yang kemudian akan menurunkan angka kemiskinan."Kita harus bantu berdayakan UKM. Sekedar informasi saja, UKM di Indonesia itu agak tertinggal dengan negara tetangga soal pemakaian IT. Dengan solusi ini, kami berharap dapat membantu persaingan mereka dengan UKM yang ada di luar negeri," tandas Tony Chen mengakhiri.Nah, kalau sudah banyak perusahaan-perusahaan besar ikut serta mengembangkan UKM, berarti sudah saatnya UKM Indonesia untuk segera selangkah lebih maju guna menghadapi persaingan global. Maju UKM Indonesia!
(ien/)