Kritik terhadap Bezos itu dimunculkan sejumlah kalangan yang menilai Bezos lebih baik menggunakan kekayaan untuk menyelesaikan masalah yang lebih mendesak, seperti tuna wisma dan kemiskinan, alih-alih mendanai proyek-proyek luar angkasa Blue Origin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjawab pertanyaan dari jurnalis Steven Levy, mengenai apakah dirinya lebih baik menghamburkan kekayaan pada bidang kemanusiaan ketimbang perjalanan antariksa, Bezos pun menyebut dirinya punya alasan tersendiri.
"Saya tak bakal menghabiskan satu menit pun dari hidup saya pada sesuatu hal yang saya anggap tidak memberi kontribusi pada peradaban dan lingkungan," kata Bezos seperti dikutip detikINET dari The Verge, Selasa (16/10/2018).
"Yang diperlukan adalah ambil risiko. Anda harus punya visi walaupun orang-orang kebanyakan tidak bakal memiliki pandangan yang sama. Jika punya visi yang diterima semua orang, lebih baik tak usah dilakukan karena orang lain akan lebih dulu melakukannya."
"Semua sosok penggerak era termotivasi pada anggapan merasa benar pada saat mayoritas orang di dunia menilainya keliru," tuturnya.
Bezos menyebut bahwa masalah-masalah dengan skala besar seperti pendidikan dan kemiskinan cuma dapat diselesaikan secara menyeluruh oleh pemerintah.
"Ada hal-hal yang cuma bisa dilakukan pemerintah mengingat skalanya. Saham Amazon milik saya terbilang kecil jika dibandingkan dengan dana milik pemerintah federal AS," ucap Bezos.
(krs/rns)