Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
'Tidak Mudah Menjadi Produsen Ponsel Nomor Satu'

'Tidak Mudah Menjadi Produsen Ponsel Nomor Satu'


- detikInet

Jakarta - Sadar tidak bermain sendiri, produsen ponsel yang saling bersaing untuk menjadi yang terdepan, terkesan berhati-hati dengan selalu melihat ke belakang. Hal yang paling ditakuti adalah 'maksud hati ingin jadi nomor satu eh... malah kesalip'. Memang tidak mudah menjadi nomor satu.Kira-kira seperti itulah gambaran persaingan antar produsen ponsel dalam persaingan meraih tangga juara. Hal itu juga diungkapkan Product Manager, perwakilan Sony Ericsson di Indonesia, Samudera Seto. Meski Sony Ericsson sangat berkeinginan untuk menjadi produsen ponsel nomor satu, Seto mengaku pihaknya akan tetap berusaha pertahankan posisi agar jangan sampai tersingkir dari urutan kedua.Sony Ericsson, seperti disebutkan Seto, saat ini ada di posisi kedua dalam pangsa pasar ponsel di Indonesia, setelah Nokia."Masih banyak PR (pekerjaan rumah-red) kami. Tidak gampang untuk menyalip sang nomor satu," ujar Seto kepada detikinet seusai peluncuran Sony Ericsson W800i di Cafe Vertigo Plaza Semanggi Jakarta, Senin (15/8/2005). "Yang penting bagaimana kita bisa pertahankan posisi dan tetap fokus pada target kami," tambahnya.Salah satu strategi yang digelar Sony Ericsson demi memperkuat posisi dan tetap fokus mengejar target, Seto mengatakan akan lebih berfokus pada ponsel yang mengedepankan fungsi hiburan seperti musik dan game. Ponsel yang dimaksud Seto seperti Sony Ericsson W800i yang diklaim merupakan kolaborasi antara ponsel dengan teknologi Walkman dari Sony."Kita berusaha memadukan unsur Walkman yang kuat di unsur perangkat musik hiburan dengan ponsel kami," kata Seto. "Kolaborasi antara kedua unsur ini akan memperkuat positioning kami yang very solid di nomor dua," tambahnya menjelaskan.Tak Hanya Bersaing Dengan Sesama PonselDengan mengandalkan nama besar Walkman Sony dan mengkolaborasikan dengan teknologi ponsel terbaru, Seto mengklaim Sony Ericsson W800i merupakan saingan iPod. Hal itu lanjutnya, merek dari Sony Walkman sudah kuat di dunia musik."Boleh diadu dengan iPod, tinggal memory-nya di-upgrade," ujarnya mengomentari Sony Ericsson W800i yang ditargetkan untuk segmen pasar menengah ke atas. "Kita memang sengaja menunggu saat yang tepat. Perlu perhitungan yang matang," jelasnya.Dengan diluncurkannya produk Sony Ericsson W800i terbaru ini, Seto berharap portofolio Sony Ericsson bertambah kuat dan semakin konsisten dalam pendistribusian di berbagai lini produknya. "Arah kita menjual ponsel sebanyak-banyaknya," ungkapnya.Ketika ditanya lebih jauh tentang target pangsa pasar yang diharapkan dengan peluncuran produk ini, Seto enggan mengungkapkannya secara detail. Menurutnya, hal yang lebih penting ialah bagaimana bisa meningkatkan penjualan produk ponselnya secara signifikan agar tetap berada di jalur target yang tepat. (ien/)







Hide Ads