Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Windows 2000 Service Pack 4 Rollup, Diluncurkan Ulang!

Windows 2000 Service Pack 4 Rollup, Diluncurkan Ulang!


- detikInet

Jakarta - Microsoft berencana untuk mengeluarkan kembali update Windows 2000 Service Pack 4 , yang diluncurkan pertama kali akhir Juni kemarin. Pihak Microsoft sama sekali tidak mengatakan alasannya.Meski tidak menyebutkan alasannya, sejumlah komplain dari pengguna disinyalir sebagai latar belakang peluncuran ulang paket aplikasi ini. Microsoft Watch yang dikutip detikinet Senin (8/8/2005) melansir, sejumlah pengguna Windows 2000 yang telah menginstall update ini, mengeluhkan berbagai masalah berkaitan dengan pengimplemetasiannya. Mulai dari ketidakcocokan dengan aplikasi keamanan pihak ketiga hingga masalah network printing.Meski begitu, para pengamat industri mengatakan bahwa Windows 2000 tetap menjadi sistim operasi pilihan bagi beberapa perusahaan, terutama perusahaan kecil dan menengah.Sebelumnya, Microsoft mengakhiri dukungan gratisnya untuk Windows 2000 versi client dan server pada tanggal 30 Juni 2005. Tepat sebelum penghentian dukungan tersebut, Microsoft meluncurkan Windows 2000 Service Pack 4 Rollup dengan lebih dari 50 patch dan perbaikan sebagai pengganti update Service Pack 5. Paket Rollup mencakup update untuk fitur-fitur keamanan dan non-keamanan untuk Windows 2000. Paket ini diluncurkan setelah peluncuran Windows 2000 Service Pack 4 bulan November 2003."Di peluncuran ulang ini, Microsoft berencana untuk menyertakan semua aplikasi perbaikan yang sudah pernah diluncurkan untuk Rollup. Versi baru ini tersedia lewat situs Microsoft Download Center dan Windows Update," papar juru bicara Microsoft.Meski tidak ada pemberitaan mengenai kapan tepatnya Microsoft akan mengadakan peluncuran ulang, pihaknya baru-baru ini mengirimkan pesan pada situsnya tentang hal tersebut. Microsoft menyarankan,agar pengguna yang pernah mengalami masalah dengan Windows 2000 Rollup, tidak menginstallnya hingga software versi update-nya tersedia. Sejak Rollup keluar, pengguna telah melaporkan adanya masalah dengan software keamanan seperti Sophos, Panda, RealSecure dan BlackICE. Juga dilaporkan adanya masalah kompatibilitas antara Rollup dan produk Citrix Systems MetaFrame. Citrix telah mengeluarkan perbaikannya.Ketidakcocokan aplikasi bukan hanya menjadi satu-satunya momok. Rollup mencegah pengguna untuk menyimpan file Microsoft Office ke dalam floppy disk. Beberapa pengguna melaporkan adanya masalah dengan Microsoft Exchange Server 5.5 setelah menginstall Rollup.Konsultan Windows 2000 suatu kali mengatakan, salah satu konsumennya mempunyai masalah yang berhubungan dengan sistim yang menjalankan driver versi lama."Jika sistim tidak berjalan pada driver terkini, sistim ini akan mengeluarkan layar biru atau blue screen. Dan proses uninstall untuk rollup tidak akan tersedia," ujar Keith Colvin, Presiden Everday IT, perusahaan konsultan sistim dan jaringan. Cara yang paling baik adalah menginstall Rollup pada safe mode.Pengguna Windows 2000 yang lain mengatakan, mereka menemukan masalah pada network-printing. Meskipun sudah meng-uninstall Rollup, server tetap tidak mau melakukan proses pencetakan. Setelah mengikuti beberapa langkah melalui artikel Knowledge Base, masalah cetak-mencetak selesai. (ien/)





Hide Ads