Senin, 06 Agu 2018 20:12 WIB

Startup Lokal Ini Bikin Kursus Online Khusus Profesional

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Foto: Studilmu Foto: Studilmu
Jakarta - Setelah Ruangguru, kini ada startup baru bernama Studilmu. Bedanya, startup pendidikan ini tak mengincar anak-anak sekolahan, tapi para profesional yang sudah bekerja dan butuh tambahan ilmu.

"Kami memiliki misi memajukan Indonesia melalui kursus online, di mana semua karyawan di Indonesia bisa meningkatkan skills mereka melalui kursus online," ujar Berny Gomulya, CEO dan Founder Studilmu, Senin (6/8/2018).

Dijelaskan, Studilmu menyediakan ribuan kursus dan video dalam berbagai bidang, yaitu, Business English, Leadership, Customer Service, Communication, Coaching, Sales & Marketing, Motivational & Inspirational, dan sebagainya.



Berny mengatakan, Studilmu adalah solusi bagi siapapun yang ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, namun memiliki waktu yang terbatas. Aplikasi Studilmu bisa di-download gratis di IOS App Store dan Google Play Store. Setiap orang bisa belajar kapan pun dan di mana pun.

Dipaparkan lebih lanjut olehnya, dengan modul kursus yang lengkap dibimbing oleh para instruktur berpengalaman kursus melalui Studilmu akan menjadi pengalaman yang menyenangkan.

Startup Ini Bikin Kursus Online untuk ProfesionalFoto: Studilmu


"Para instruktur Studilmu sangat berpengalaman, mulai dari level direktur, general manager, manager dari perusahaan-perusahaan besar di Indonesia, seperti Astra International, BCA, dan lainnya," kata Berny.



Menurut Yuni Fitriani, Wakil Direktur Pelayanan Medis RS Bakti Timah Karimun yang pernah ikut kursus online ini mengaku kursus di Studilmu sudah cukup bagus dan komplit pembahasannya. Ia merasa terbantu sekali ketika lupa mengenai dasar-dasar manajerial.

"Untuk kami di kepulauan, Studilmu sangat membantu, harga pun bersaing dengan kursus-kursus coursera. Secara teknis kualitas video, audio sudah sangat baik, menurut saya. Semoga makin banyak orang yang tahu dan mengakses, karena ilmunya bermanfaat sekali," kata Yuni dalam testimoninya. (rou/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed